Maaf, saat ini website sedang dalam PERAWATAN (MAINTENANCE)

Tahap 1: Pemindahan Data [sedang berjalan]

Tahap 2: Penggantian Tampilan

Tahap 3: Penambahan Fungsi

Tahap 4: Pengaturan Member

Dari Kota: Pk.Baru
Jam Berangkat: 12.00
Tujuan Kota: Jakarta
Tiba jam: 14.00
P.O.: Lorena
Harga Tiket: 355.000
Kelas: Eksekutif
Tanggal: 31-03-2011

setelah sampai di Pk baru pada pagi harinya, saya langsung kontak temen saya semasa di sma dulu, sambil menunggu temen saya datang, saya nonkrong di bagian keberangkatan. masih sepi suasananya.
akhirnya setelah teman saya datang, saya menitipkan tas di bagian agen lorena di dalam terminal, tempatnya agak susah dicari, karena letaknya di bagian belakang ruang tunggu. saya pun mencari sarapan bersama teman saya, karena nanti di perjalanan hanya berhenti di rumah makan padang (mayoritas), maka saya meminta teman saya untukl mencari makan selain masakan padang. akhirnya di sekitar terminal tersedia bermacam-macam jenis masakan, saya pun memilih masakan yang menurut saya membangkitkan selera makan saya.
jam 11 lewat saya kembali keterminal, terlihat dari kejauhan sesosok body gagah yang akan saya naiki. dengan bangganya saya bilang keteman saya ” ini jagoan ku barr”. ya memang lorena sumatra selalu di hati. saking senangnya mau naik bis lagi, saya jadi lupa suatu kebisaan yang saya lakukan. ambil barang di agen tiket lalu kembali ke bagian keberangkatan, masukan barang ke bagasi, karena saya turun di jakarta, maka barang bagasi di letakkan dibagian kanan bis.
akhirnya saya menaiki bis dan berpisah dengan barry yang telah menemani di terminal. Ada mbak-mbak agen yang mungkin controler juga memeriksa tiket para penumpang, sebelah ku seorang bapak-bapak yang sepertinya akan pulang kampung, dan lagi-lagi saya duduk di belakang supir.
soal keberangkatan ini aga lucu, karena sebenarnya saya berencana untuk menginap 1 malam di Pekan Baru. jadi rencananya saya buat tenggang waktu 1 malam untuk keberangkatan Pekan Baru-Jakarta karena untuk jaga-jaga apabila bis Medan-Pekan Baru ku terlambat, karena jalan di Sumatra terkadang penuh kejutan, hehehehhehe. tetapi sewaktu saya pesan tiket di medan, saya tidak kebagian seat depan, full hingga deret ketiga untuk pemberangkatan tanggal 1 April. mungkin karena jatuh hari jumat jadi banyak orang yang ingin memanfaatkan libur mingguan. akhirnya saya paksakan untuk berangkat tanggal 31 Maret karena masih tersedia seat depan, walaupun jarak pemberangkatan hanya berjarak 3 jam saja, hahahaha, maklum BISMANIA :P .
akhirnya jam 12 suang tepat, bis mulai begerak meninggalkan terminal. dalam hati saya masih bingung, mana bis lainnya yang 1 jurusan dengan lorena ini?? seperti KD, Laju Prima, PK, Harum, yang nampak hanya handoyo dan rhema abadi.
bis mengarah masuk kedalam kota, tampaknya akan ke agen mengambil beberapa penumpang lagi serta paket. pas di jalan, bis melewati jalan ringroad, banyak pool bis, aku kaget melihat po. SAHABAT yang tiba-tiba ada di PK.Baru, wah kapan yah masuk nya??? ehheheheh.
sampai di agen jl. sukarno-hatta bis menaikan sekitar 7 penumpang, jadi dari 28 seat, terisi sekitar 20 seat. kemudian bis mulai meninggalkan kota pekan baru. sewaktu di agen saya sempat melihat paket sebuah motor gede, tapi saya ga tau merknya, sejenis harley…. hebat juga… hhahhaha. sempat tertidur sewaktu macet di dalam kota, tiba-tiba terbangun karena bis berhenti mendadak, ternyata sedang diberhentikan oleh polisi, katanya tidak boleh masuk jalan dalam kota, padahal sehari-harinya semua bis lewat dalam kota bila ingin masuk agen, ada-ada saja. pak karna yangdari terminal memegang kendali terlihat ngedumel. saya pun kembali terlelap karena kecapekan dan buat persiapan nanti malam.
14.10 masuk di pangkalan kerinci. saya masih ingin tidur, jadi tidak banyak melihat.
15.08 sorek
sewaktu perjalanan, bis sempat menghantam lobang besar, mungkin karena mercy, goncangan tidak begitu terasa, tetapi terasa bahawa ac bis mati. akhirnya di depan agen sorek, bis berhenti karena selain mengambil penumpang dan memberi titipan paket, bis mulai di betulkan oleh bang bale, cukup cekatan dan hanya butuh kurang dari 15 menit, bis mulai kembali berjalan.
16.39 Lirik
korban 1 prayogo jurusan jogja, denga cepat memberi jalan kepada lorena. di kota ii ada lapangan golf, terlihat dari pinggir jalan. sepertinya punya pertamina, karena banyak logo pertamina di dalamnya. kres dengan Lorena Palembang-Medan.
16.51 Rengat
berhenti di RM simpang raya. karena kebetulan perut masih kenyang, maka saya membeli cemilan, ternyata rasanya tidak karuan. untung hanya di lidah tidak sampai ke perut. di rumah makan ini ketemu denga lorena LE 250 dengan jurusan baru, SIAK-SRAGEN. saya baru tahu dan cukup lumayan jauh trayeknya. pak karna masih pegang kendali.
18.30 Simpang belilas
berhenti untuk mengambil 2 penumpang.
21.05 Kemuning
sejak keluar dari rengat jalan sangat jelek sekali, hingga bis tidak bisa melaju dengan maksimal, banyak truk-truk ekspedisi yang terjebak, sehingga perjalanan terasa lama sekali. berkali-kali pak karna berusaha menyalip, ternyata masih banyak truk-truk lain di depan, hahahahah, ada lagi-ada lagi.
21.13 perbatasan
sekilasa saya melihat tembok yang besar bewarna putih, ternyata ini adalah pebatasan provinsi. Riau dengan Jambi.
00.12 RM Musi Indah
sempat ketiduran dah bangun sudah sampai di RM, jadi bingung apa yang mau dilakukan. saya teringat bahwa saya pernah beberapa kali berhenti di rumah makan ini, dulu kamar mandinya besar. baknya saja 1 kolam, jadi ada 2 kolam untuk wanita dan pria, sekarang tampaknya sudah berubah, denga kamar mandi yang kecil-kecil lengkap dengan klosetnya. di sini ada 2 bis ramayana kearah jambi, 1 lorena padang jakarta ( lewat mana yah?? apa lewat muara lembes?? potong jalur tengah tembus ke jambi??) serta ada bis 3/4 lampung-dumai (hebat!!). sempat melihat sang supir lorena padang, berharap itu adalah pak jhon a.s yang saya kenal, ternyata bukan. 00.41 bis kembali berjalan, kali ini pak deny kembali memegang kendali.
karena badan terasa capai sekali, akhirnya saya tertidur pulas. sekali-kali terbagun, sewaktu sedang menyalip atau bis berhenti karena jalan buka tutp karena ada lubang besar.
06.04 masuk pool palembang karena menurunkan beberapa penumpang. selang beberapa menit lorena padang-jakarta masuk ke pool juga dan menurunkan beberapa penumpang. mungkin ini alasan lorena padang lewat jambi, karena harus menurunkan penumpang di palembang.
07.46 indralaya
sempat melihat sungai musi, wah besarnya… soalnya klo di jawa jarang ada sungai-sungai besar, hehehehehehe.
08.53 Kayu Agung
melihat 2 kali truk-truk di suruh masuk keterminal penumpang, ada apayah?? apa mungkin retribusi 1 jalur dengan kendaraan penumpang. berharap ada lawan, tetapi ternyata keadaan sepi dengan bis malam.
09.09 lewat kayu agung, bis berhenti untuk membeli oleh-oleh, yaitu duku palembang. saya sih ga beli, maklum unag jajan sudah mulai menipis. apalagi tidak ada ATM di RM-RM yang di singgahi. lorena Padang juga berhenti untuk menikmati oleh-oleh yang dijual.
09.39 RM pagi sore daerah OKI (Okan Komring Ilir)
sewaktu masuk rumah makan, ada lorena terpakir dengan giri indah. tetapi sewaktu bis berhenti mereka mulai meninggalkan rumah makan, jadi ga tau jurusan mana. tak lama, masuk lorena padang yang dibelakang kami, kemudian di susul kramat jati palembang dan BSI palembang. pagi itu rumah makan penuh dengan para penumpang yang mungkin kepalaran (kaliren klo saya bilang, :P ) karena dingin nya ac bis tadi malam. di rumah makan ini saya mendapat suguhan otak sapi yang sangat jarang saya temui di rumah makan padang. akhirnya saya menikmati dengan sungguh-sungguh nasi otak pagi ini. hemmmm. RM ini pun sudah banyak perubahan, lapangan parkirnya sudah terbuat dari semen, dan ada pagar depan RMnya, saya ingat waktu itu masih tanah dan belum ada pagar sama sekali. kemudian pak karna kembali memegang kendali.

11.16 Tugu Mulyo
jalan di sini sudah luayan bagus, banyak jalan yang di beton, mungkin karena daerah rawa jadi aspal yang di buat jadi lebih mudah rusak.
13.22 Pom Bensin masih di daerah OKI
bis sempat ganti ban, karena ban kanan bagian dalam kempes. untung lagi memakai MB karena tidak perlu membuka 2 baut seperti pada mesin hino. loena padang yang dibelakang kami sempat berhenti untuk membantu, setelah itu meraka jalan di depan kami berselang sekitar 15 menit.
di sini saya sempat berbincang denga pak deni, bahwa perbedaan MB 1521 dengan MB biasa adalah ketika gigi mundur, MB 1521 kearah depan, dan MB biasa kebelalang, padahal saya pikir yang saya naiki adalah MB 1521, ternyata adalah MB biasa, tetapi tenaganya terasa kuat, karena beberapa kali menyalip dengan mudahnya.
setelah berjalan sekitar 40 menit, tiba-tiba ada bus lorena berhenti di sebelah kiri, ternyata lorena padang mengalami masalah pada mesin. terlihat crew lorena padang sedang mempompa solar, kayak masuk angin pada mesin diesel. kemudian bis bisa berjalan lagi, kali ini bis lorena PK. baru memberi pengawalan kepada lorena padang, yaitu dengan berjalan dibelakangnya.
14.18 masuk tulang bawang
beberapa kilometer ini serasa di bali, karena banyak penduduk yang membuat pura-pura di depan rumah mereka, apa lagi hari raya Nyepi belum lama berselang, jadi cat temboknya pun terlihat baru. berasa naik Lorena jalan di bali. ahahahahahaha. bis melaju dengan kencang, begitu pun lorena padang yang di depan, masalah mesin seakan hilang begitu saja.
15.24 menggala
16.53 Bandar Jaya
di sini lorena melakukan beberapa Penge-blongan sporadis, ya 2 lorena seperti pawai bis yang tak kenal ampun. aksi yang sangat jarang saya nikmati di lain tempat. saya sampai senyum-senyum sendiri menikmati aksi ini, saya bahkan beberapa kali menempelkan muka saya di kaca bagian kanan untuk melihat betapa tipisnya jara bodi kanan dengan kendaraan di depannya. aksi ini beresiko tinggi, tapi saya sungguh menikmatinya. hehehehehhe.
18.07 Bandar Lampung
Pak SUkarna terlihat lelah setelah 9 jam membawa si ijo ini. dari macet, ngebut, jalan rusak, hingga pecah ban. masuk kota bandar lampung dan langsung menuju RM Begadang 5.
18.51 RM Begadang 5
Macet di dalam kota membuat kami lama samapi di Rumah makan. hampir 1 jam dengan kemacetan, akhirnya sampai juga di RM. saya berharap banyak lorena dari arah jawa menuju ke daerah sumtra, ternyata sepi, hanya kami sendiri dan mungkin lorena padang yang tadi tersalip. di rumah makan ini saya mendapatkan menu otak lagi. 2 buah otak pun saya habiskan dengan cepta, karena lapar dan rasanya sungguh enak.
20.00 start again
harus tertahan sedikit karena setelah gasnya tidak benar. kambali bang bale dengan sigap membetulkan dengan cepat. pak deny kembali memegang kendali.
21.11 tanjakan kalianda
dari arah lampung jalan sangat bagus, sehingga bis bisa memacu kecapatan dengan maksimal. beberapa kali adu salip dengan travel lampung bakau yang terkadang super nekat. di tanjakan kalianda, pak deny lebih sigap, dengan cepatnya bis melahap tanjakan ini, berbeda dengan lorena padang yang di depan kami, harus berjalan dengan tertatih. bahkan rosin (mungkin dari baturaja) harus mengakui keungulan si ijo. ya 2 rosin tersalip di tanjakan ini.
22.05 tanjakan bakauheni
karena saya dari arah Bandar Lampung, maka saya berada pada posisi turunan. macet panjang dan tidak terlihat permasalahannya. saya pikir ini antrian truk yang ingin menyebrang. maka dengan sigap pak deny blong kanan (aksi yang saya tunggu-tunggu, hehehehhe) begitu melihat lampu dari arah lawan, pak deny pun segera parkir di kanan jalan, sehingga kendaraan dari arah lawan bisa lewat. setelah menunggu lebih dari 15 menit, pak deny pun memberanikan diri untuk blong kanan lagi. setelah tahu bahwa ada truk mogok dari arah berlawanan, pak deny segera ambil kiri dan akan melanjutkan perjalanan lagi, tetapi tiba2 seorang polisi menyetop kami. wah kena tilang lagi pikirku.
adu argumen pun dilakukan, alhir sang polisi menyerah dah memberikan kembali stnk yang sempat ditahan, ternyata lorena padang juga ikut ngeblong di belakang kami, hahahahahaha.
22.20 Pelabuhan Bakauheni
tidak seperti dulu, sekarang pemeriksaan dilakukan secara ketat, semua barang bagasi diperiksa, tertama paket yang berada di dalam bus. pak deny sempat menakut-nakuti ku dengan bertanya aku bawa narkoba atau tidak, hahahahahaha.
sewaktu bis mengantri masuk kapal, pak deny mengajaku turun dari bis, untuk mengopi. dari sini lah saya berkenalan denga beliau. saya baru tahu kalau pak deny sudah menjadi supir lorena sejak tahun 86, waktu itu dia membawa lorena jakarta bandung.
22.43
bis masuk kapal, kemudian kapal berjalan.hahahah
03.45 keluar kapal
hampir 5 jam kami berada didalam kapal, di karenakan antrian kapal yang panjang dan natrian truk yang akan menyeberang dari jawa menuju sumatra yang banyak dan harus segera diangkut. ada 1 penumpang tertinggal di kapal, kemudian di tunggu di depan agen merak. jalan kearah pintu tol ditutup karena digunakan untuk antrian truk. akhirnya kami lewat jalan lama kearah cilegon. jalan beriringan dengan lorena padang. setelah masuk tol, saya melihat antrian truk yang mencapai 3 kilometer lebih dari pintu tol merak.
05.54 tol kilometer 61
roda kiri depan tiba-tiba kempes, lorena padang yang tepat di depan kami, diberi tanda agar berhenti, tetapi tidak ada respon dan terus berjalan, akhirnya pak deny mengambil inisiatif agar mengambil jalur yang akan diperbaiki di jalur paling kanan. seakan sudah diatur, bis parkir di jalur kanan yang telah diberi marka agar tidak ada yang melewati jalur paling kanan.
akhirnya saya pun ikut turun melihat keadaan, bang bale segera kebelakang berharap ada lorena yang lewat, ingin meminjam ban, karena ban cadangan telah dipakai tadi siang. hal yang sangat wajar ( pecah ban/ kempes) karena bis telah berjalan ribuan kilometer, karena itu saya membantu dengan apa yang saya bisa.
beberapa orang yang tidak tahan berlama-lama akhirnya mencari jalan sendiri-sendiri. akhirnya tinggal saya sendiri penumpang yang masih ada, karena selain saya tidak terburu-buru ( walaupun kangen dengan pacar saya…. hehehheehe) dan saya senang bisa berlama-lama dengan bis, hehehhehe. saya malah sampai sarapan bareng denga pak sukarna dan pak deny ( bang bale tidak bisa ikut karena harus menjaga bus). dari situ saya mulai tahu cerita-cerita mengenai si IJO. akhirnya jam 10an datang bis dari arah merak, 5 bis lorena berhenti serentak di lajur kanan jalan dan segera memberikan bantuan. ( sayang kamera saya lobat dan cuma pakai kamera dari hp). sungguh suatu kebersamaan yang mantabbbb. ganti ban dan langsung melaju, seharusnya bis ini ke bandung, tetapi karena kondisi tidak memungkinkan, LE 233 kembali ke bogor, karena hanya saya penumpang yang naek, maka dengan penuh hormat saya request untuk turun di cibubur, dan dikabulkan, hehehhehe asik, hemat ongkos taksi kalau haru turun di rawamangun.
hari sabu tidak membuat keadaan jakarta menjadi sepi, malah macet sepanjang tol, akhirnya jam 2 siang lewat saya sampai di cibubur. dan jam 3 siang lewat saya sampai di kos-kosan daerah klapa dua depok dengan selamat.
dan 50 jam bersama lorena terpenuhi sudah. denga ini juga touring sumatra lintas timur selesai.

trimakasih buat bapak dan ibu yang mendukung turing ini.
Plentonk, Lydia, dea, ayo touring bareng.
buat barry di Pekan Baru, tanks alot, kapan-kapan aku mampir lagi (BPK lagi ta??).
awak bus Kurnia, awak bus Makmur trimakasih atas keramah-tamahan nya
Pak Deny, Pak sukarna, bang bale SALUT… Trimaksih buat semuanya
dan semua yangtelah berpartisipasi dalam touring ini, trima kasih.


Catatan Perjalanan yang lainnya:



mueq69
Ditulis oleh

'menyalip di tikungan dengan CIAMIK'

2 Comments

  1. ijen-nirwana /

    kok tumben harga karcis bung ijo murah,,,biasanya kan gila2an,,,heheheh

  2. agung-daplank /

    Harusnya Pekanbaru-Rawamangun ditempuh si Ijo dalam 32-36 jam. Sesuai pengalaman saya naik si Ijo favourite-koe..

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

;