Maaf, saat ini website sedang dalam PERAWATAN (MAINTENANCE)

Tahap 1: Pemindahan Data [sedang berjalan]

Tahap 2: Penggantian Tampilan

Tahap 3: Penambahan Fungsi

Tahap 4: Pengaturan Member

1

Kamis, 29 Oktober 2009,BMC Yogyakarta mendapat kehormatan bertamu ke garasi PO Karya Jasa dan mencicipi goyangan armada MB 1525 karoseri Laksana-Nucleus 3 nomor lambung A 61-dengan Turing (muter metu ring-road).

2Sambil berputar di ring-road, tidak lupa perkenalan BMC dengan Pihak PO dilakukan dan sedikit tanya jawab antara anggota BMC dengan management PO yang diwakilkan Pak Arif dan Pak Yohan, untuk mengetahui seluk beluknya, baik mengenai mesin, karoseri, armada dan lainnya tentang dunia per bisan. Goyangan armada terasa begitu lembut dan nyaman.dan mengenai kebersihan, dapat diacungi jempol.

Sekilas Tentang PO. Karya Jasa

Awal berdirinya PO Karya Jasa adalah berasal dari kepemilikan Pak Wibisono yang memiliki armada truck gandeng MB 911 sebanyak 10 unit pada tahun 1994 dan 4 armada Bis Besar yang dibeli dari OBL Temanggung (Pak Santoso) tahun 1992. Armada OBL sendiri dilepas oleh sang pemilik dengan tujuan pada waktu itu untuk penggantian semua armadanya yang berkaroseri Morodadi Prima dengan karoseri Adi Putro. Tak lupa juga terdapat beberapa minibus seri OF yang dibeli dari PO Indonesia yang bertempat di Surabaya yang kemudian diboyong ke Jogjakarta. Jadilah PO Karya Jasa pada waktu jaman itu berarmada 4 Bis besar dan beberapa OF. Selanjutnya PO Karya Jasa tersebut berkembang dengan baik dan melakukan penambahan armada bis besar.

3

4

Menjalani masa keemasannya, PO Karya Jasa dihadapkan pada persoalan Krisis moneter yang melanda Indonesia pada waktu itu. Harga spare part melambung drastis, membuat PO Karya Jasa harus melakukan suatu strategi Kanibal antar armadanya supaya dapat bertahan pada era itu. Sempat juga terlontar bahwa PO ini mendapat sebutan Mbah Karyo, sebab jika kita memesan 2 bis, yang datang adalah 3 bis, 1 bis  digunakan sebagai cadangan. Itu semua dilakukan demi memenuhi kualitas layanan kepada para pelanggannya. Jangan sampai penumpang tidak terangkut karena masalah bis mogok di jalan.

PO Karya Jasa sendiri pada jaman dulu mempunyai karoseri sendiri. Seiring berjalan waktu, PO ini kemudian menggunakan karoseri New Armada. Namun karena pergantian manajemen yang terjadi, membuat pilihan PO ini berganti ke Laksana pada tahun 2000. Pada tahun ini, PO Karya Jasa mengkaroserikan mesin Hino RG pada Karoseri Laksana yang juga partner kerja dari PT Duta Cemerlang

Tahun 2004, armada baru mulai mengisi garasi PO ini yang berada di jalan Jogokaryan  No. 1, Jogjakarta. Dengan menggandeng rekan kerja Duta Cemerlang,  Armada yang baru adalah Hino RG, mikro hino FB 110 PS dan FB 130 PS Turbo yang memakai karoseri laksana. Tak lama berselang, armada baru kembali mengisi garasi PO Karya Jasa, diantaranya adalah Hino R 260 Euro 2 dan MB 1525, yang sekaligus merupakan PO di Jogja yang memiliki armada 1525 pertama (mungkin yang pertama juga di Jogja pada waktu itu) , dengan karoseri laksana. Selanjutnya armada Golden Dragon atau Dhong-feng mikro juga diusung ke Garasi Ini. Sekarang, jumlah keseluruhan bis mencapai 66 unit, terdiri dari Bis AC, Non AC serta Mikro. Sungguh hebat kegigihannya mengembangkan usaha keluarga, dari 4 bis besar eks OBL menjadi 66 bis.

5

Manajemen PO Ini sekarang dipegang oleh kedua putra  Pak Wibisono, yaitu Pak Arif Wibisono yang memegang tugas operasional PO, maintenance, dan sparepart PO. Sedangkan anak kedua, yaitu Pak Yohan Gunawan memegang urusan administrasi dan marketing. Harga yang ditetapkan oleh PO ini adalah harga sesuai dengan tujuan. Artinya jika tujuannya dekat, maka harga yang dikenakan juga relatif lebih hemat .

6 PO Karya Jasa juga mempertimbangkan aspek tujuan pelanggan. Artinya jika daerah tujuan membahayakan keselamatan penumpang, maka PO ini akan menolaknya. Bukan berarti jika terdapat armada armada baru maka semua medan dapat dilewati. Aspek bahaya juga terkadang dapat datang dari pengguna jalan lain yang mungkin membahayakan keselamatan, begitu pendapat manajemen.

7Corak khas PO Karya Jasa terdahulu adalah Strip berwarna Ungu. Corak Wajah dengan rambut panjang, diperoleh Pak Arif dari suatu design dari Jerman yang kemudian dicoba dicat pada badan bis. Gambar aslinya, corak rambut hanya sampai pada lapis kedua, namun setelah masuk karoseri new armada, maka rambutnya semakin panjang, sampai bodi depan dan dipertahankan gambar tersebut sampai sekarang. Pak Arif bercerita bahwa filosofinya adalah bagaimana menikmati kecepatan bis dengan rambut terurai bebas ke depan. ***

(Artikel ditulis oleh Alif Aji Suseno, poto oleh Bram)


Catatan Perjalanan yang lainnya:



Ditulis oleh

'BisMania Community Yogyakarta Berhati NyamNyam'

4 Comments

  1. Suplentonk Jaya
    plentonk /

    gak bisa ikut :)

  2. hendi_Yk01
    hendi /

    new armada bisa nggondrongin rambut hehe..
    salut dari 4 bus jadi 66 bus kurun waktu 15 taun ckckckck…
    jogja kota kecil,tapi pasar bus pariwisatanya dahsyat..

  3. prabowo-abe /

    sukses buat karya

  4. wahyu-nugroho /

    sekarang jadi tahu sejarah po.karya jasa. tetap eksis didunia perbisan n sukses buat karya jasa

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

;