Selamat Datang Tahun Bis Baru

Terminal Baranangsiang (dok. FB BisMania Community)

Terminal Baranangsiang (dok. FB BisMania Community)

Tahun 2009 baru saja berlalu. Banyak kenangan yang telah dirasakan di
tahun 2009. Entah benar-entah tidak menurut anda, menurut saya di
tahun 2009 telah terjadi beberapa catatan peristiwa besar di dunia
transportasi perbisan di tanah air.

Menjelang tutup tahun 2009 kita dikejutkan dengan terbakarnya bis
gandeng Trans Jakarta bikinan Huang Hai.

Di tahun 2009 terjadi peristiwa memilukan tertabraknya armada bis baru
milik Harapan Jaya oleh Kereta Api di Kota Kediri, belum lagi
beberapa kejadian kecelakaan yang melibatkan bis dan mengakibatkan
hilangnya nyawa maupun luka pada penumpang maupun Crew alat
transportasi kecintaan kita.

Sementara itu belum lepas dari ingatan kita, di tahun 2009 ini
ternyata bis tidak lagi menjadi alat transportasi primadona bagi
pemudik lebaran seperti dahulu di tahun 90 an. Meskipun penumpang
cukup padat namun bis tidak lagi menempati urutan tertinggi sebagai
opsi alat transportasi bagi pemudik untuk mengantarkan pulang ke
daerah asalnya. Sepeda motor konon menjadi penyebab anjloknya pasar
bis pada musim lebaran tahun ini Sungguhpun begitu, perusahaan otobis
(PO) seakan pantang menyerah, maju tak gentar dan tak goyah oleh
keadaan dalam berlomba dan bersaing memberikan layanan terbaik kepada
penumpang mereka.

Fokus perlombaan persaingan antar PO setidaknya ditandai dengan dua hal:

1. Peluncuran armada baru yang lebih “nyaman” / menarik bagi penumpang
di jalur-jalur primadona.

2. Pembukaan trayek-trayek baru oleh PO-PO besar dan PO-PO yg sedang
berkembang.

Sejalan dengan peluncuran armada baru di tahun 2009, persaingan abadi
dua pabrikan raksasa, yg satu dari Jerman (MB) dan satu lagi dari
Jepang (Hino) makin menajam. Mercedes dengan OH 1525 dan XBC nya terus
berupaya memikat pelanggan untuk memenangi persaingan. Sementara itu
Hino dengan RK8 nya ternyata tidak mudah ditaklukkan, terlebih lagi
dengan serie A nya yg bermesin depan tampaknya Hino di tahun 2009
telah berhasil memonopoli produk bis bermesin depan dan menguasai
semua trayek jarak pendek dan menengah.

Karoserie pun turut mendukung suasana persaingan. Di tahun 2009 ini
Adi Putro, Laksana dan Tentrem menjadi “macan”nya produsen body bis di
Indoesia. Sementara itu Rahayu Sentosa dan Morodadi Prima
membayang-bayanginya, disusul oleh Tri Sakti, New Armada dan lain-lain
di barisan berikutnya.

PO-PO besar berlomba memanjakan penumpang dengan armada-armada baru.
Di jalur bis malam Pantura Jawa Pahala Kencana, Harapan Jaya, Rosalia
Indah Shantika, Nusantara ,Haryanto, Kramat Djati, Ramayana dan OBL
nampak sangat sibuk bernafsu menunjukkan diri sebagai provider bis yg
paling bergengsi.
Dengan kehadiran armada-armada barunya mereka memamerkan kemewahan
bernilai ratusan juta hingga miliaran rupiah berseliweran dan
“berlenggak-lenggok” di “cat walk” panjang bernama pantura. Lagi-lagi
di sini nama Hino dan MB rata-rata yang diandalkan dan dikolaborasikan
dengan AP atau Tentrem yg dijadikan “gacoan” pendongkrak gengsi mereka

Di jalur lain di lintas kota Buaya ke Madiun dan hingga pusat negeri
Mataram jaguan PO dari Jawa bagian timur yaitu Eka/Mira Group melawan
SK tak kalah seru persaingannya. Bedanya di jalur “menengah” ini MB
tidak mampu berunjuk gigi karena rivalnya dari Jepang sudah mengakar
kuat karena produk “kelas ekonomi” nya yg bermesin depan yang sudah
masuk ke lubuk hati PO-PO dan yg belakangan ini sejak Mitsubishi
meninggalkan pasar bis mesin depan, praktis tidak ada lawan yang
sebanding yag mampu menandinginya. Kehadiran Mira dan SK Atb yg
fenomenal menyusul Restu Panda di tahun 2009 ini jelas menorehkan
kisah tersendiri di dunia perbisan di tanah air.

Di jalur Yogyakarta – Purwokerto – Cilacap PO Efisiensi menaburkan
aroma yg yang makin harum dengan armada-armadanya yg makin mengkilap.
Aksi ini nampaknya membuat Sumber Alam mulai gerah. Meskipun belum
menurunkan armada terbarunya tapi SA kelihatan tidak mau ketinggalan
kereta memperebutkan “jajan pasar” di daerah ini.

Tak mau ketinggalan di Jalur Sumatera PO-PO mulai “menggeliat” .
Family raya cukup agresif menghadirkan armada baru. ANS, NPM dan
Makmur yang agak lama “tertidur” mulai bangun dan merealisasikan
mimpi-mimpinya.

Dalam catatan saya di 2009 ini, Sinar Jaya Group dan Hiba Group
tertulis, tetap mantab dan rajin meremajakan armada untuk menggarap
jalur-jalur yg dikuasainya.

Kalau boleh saya menyebut, tahun 2009 adalah era / tahun kebangkitan
kembali dunia perbisan di Indonesia.

Pabrikan baru mulai berspekulasi , Raksasa Korea bernama Hyundai mulai
mencoba meraih peruntungan meskipun di tahun-tahun sebelumnya sudah
mulai merangsek ke pasar Indonesia. Namun begitu harus diakui dominasi
dan barikade raksasa Jepang dan Jerman begitu tangguh untuk ditembus,
akibatnya si Korea harus bersabar dan baru di kelas bis 3/4 mulai
mampu unjuk gigi. Sementara itu raksasa China Dong Feng juga bernasib
sama karena harus masuk melalui kelas khusus supaya tidak bertanding
“head to head” melawan si Jepang dan Jerman. Untuk yg type bis besar
mesin depan dan sdh dipercaya oleh PO besar seperti SKpun Dong Feng
harus bersabar. Belum tahu dengan nasib Yutong yg digandeng New
Armada, kita doakan agar jangan seperti YungChai yg hingga sekarang
belum juga berkembang.

Tahun 2009 pantas disebut tahun Kebangkitan Perbisan di Inonesia
karena tidak banyak PO yang mati di tahun ini. Ezri / Colby Persada
dan Karya Jaya yang. Mulai meninggalkan gelanggang persaingan.

Yang sangat membanggakan adalah komunitas kita BisMania Community di
tahun 2009 makin padat acaranya dan makin dikenal luas oleh masyarakat
transportasi. Undangan dan penerimaan Kunjungan ke Karoserie-Karoserie
besar seperti Adi. Putro, Laksana dan New Armada merupakan pengakuan
luar biasa terhadap eksistensi BisMania Community.

Di tahun 2010 ini kita harapkan kebangkitan dunia perbisan Nasional
akan makin berkembang dan membesar. Berita-berita tentang ekspansi
PO-PO ke jalur-jalur baru, hadirnya armada-armada baru kita tunggu
saja., begitupun dengan produk-produk baru dari pabrikan -pabrikan
yang sudah eksis maupun yang baru hadir.

Di Ufuk Timur Mentari mulai bercahya, Selamat Datang tahun 2010,
Selamat Datang Tahun Bis Baru.

Jakarta, 1 Januari 2010

Salam Viva Bismania,
Didik

Comments

  1. amin.

  2. aminn………

  3. resensi akhir tahun yang manis…amin

  4. aminnn..

  5. amin……..

  6. amiinn..
    maaf om.. sekedar minta pendapat,.
    kalo di tahun 2009 comment ataw resensi jg ttg bus pariwisata ada gak ya..??
    trims

    salam viva bis mania juga
    hehe..

  7. lanjutkan..

  8. 3 tahun lagi kluar bis yg pastinya sangat fenomenal,po apakah?? qt tunggu saja.

Leave a Comment

You must be logged in to post a comment.