Maaf, saat ini website sedang dalam PERAWATAN (MAINTENANCE)

Tahap 1: Pemindahan Data [sedang berjalan]

Tahap 2: Penggantian Tampilan

Tahap 3: Penambahan Fungsi

Tahap 4: Pengaturan Member

Jarum jam menunjukkan angka 1 ketika kami tiba di kantor operasional PO . Gajah Mulia Sejahtera (GMS). Kantor sekaligus garasi ini terletak di pertigaan Ngadirojo, sebelah selatan Plaza Gajah Mungkur. Kami diterima oleh Pak Harjanto bersama pengurus lain. Suasananya cukup hiruk pikuk mengingat kami membaur dengan para konsumen bis GMS yang tengah menunggu pemberangkatan.

Garasi GMS

Garasi GMS

Sekitar seperempat jam kemudian, Pak Harjanto mengajak kami ke kantor pusat GMS Wonogiri di bilangan Manggis, Ngadirojo, berseberangan jalan dengan garasi PO . Gajah Mungkur.  Di sinilah garasi terbesar sekaligus sebagai pusat perawatan bis-bis GMS.  Pak Harjanto terlihat bersemangat melayani pertanyaan dari rekan-rekan. Belum puas kami berdialog, Pak Harjanto mengajak beristirahat sejenak di Rumah makan Mbok Sayem.

“Alangkah baiknya bila kita makan siang dulu”, begitu Pak Harjanto menyarankan. Kami manut-manut saja. Memang, sedari tadi melihat, mengamati, mengelus-elus sampai mencoba bis-bis Wonogirinan membuat kami tak sadar bahwa perut ini minta diisi. Bersama jajaran pengurus GMS kami menikmati sajian khas berselera racikan Rumah Makan Mbok Sayem.

Makang siang

Makang siang

Usai makan siang, Pak Harjanto rupanya paham bahwa kami masih diliputi rasa penasaran terhadap PO . GMS. “Sekarang silahkan bagi yang mau bertanya. Mumpung badan sudah segar kembali, saya siap meladeni semua pertanyaan maupun pernyataan anda”, ujar Pak Harjanto. Tak ayal, rekan-rekan kembali mengorek segala sesuatu yang menyangkut bis berwarna kuning oranye biru ini.

Cikal bakal GMS adalah dari PT. Tunggal Dara Indonesia yang kala itu mengoperasikan bis Tunggal Dara. Seiring perkembangan waktu, usaha transportasi bis yang dikelola bersama keluarga ini tumbuh dan berkembang. Agar pengelolaannya lebih optimal dan efektif, PO . Gajah Mungkur dan PO . GMS memisahkan diri  dengan PT. Tunggal Dara Indonesia . Untuk selanjutnya, GMS bersama PO . Gajah Mungkur berjalan bersama dalam usaha transportasi bis di Wonogiri. Kala itu, GMS merupakan kepanjangan dari Gajah Mungkur Sejahtera.

Pesatnya pertumbuhan usaha menyebabkan GMS harus mandiri. Nah, semenjak tahun 2003 – 2004 Gajah Mungkur Sejahtera memisahkan dari PO . Gajah Mungkur. Sebagai konsekuensinya, namanya berubah lagi menjadi Gajah Mulia Sejahtera.  Perubahan nama ini diikuti dengan munculnya warna sejati dan abadi kuning, oranye dan biru dengan livery lima bintang berjalan. Sebelumnya, GMS hadir dengan warna kuning dan biru saja. “Warna oranye menjadi semangat baru yang menandai kami untuk lebih mengembangkan Gajah Mulia Sejahtera”, tegas Pak Harjanto yang selalu tampil rapi ini.

Salah satu armada GMS

Salah satu armada GMS

Pemberian kenang-kenangan

Pemberian kenang-kenangan

Saat ini GMS melayani konsumen dalam lima kelas. Ada Patas Non AC, Patas AC, VIP, Executive, dan Super Executive. Semua kelas menggunakan fasilitas toilet. Trayeknya mulai dari Wonogiri, Pacitan, Ponorogo, Madiun, Ngawi, Maospati, Solo, Klaten menuju Jabodetabek dan sekitarnya.

“Sampai sekarang kami terus berbenah meningkatkan pelayanan dengan meremajakan armada, baik mesin maupun bodinya. Ke depan, kita akan menghilangkan kelas Non AC demi meningkatkan kenyamanan konsumen”, jelas Pak Harjanto.  Untuk mesin, GMS mengandalkan Mercedes Benz dan Hino. Yang termuda merupakan MB OH 1525. Sedangkan untuk bodi, terlihat beragam. Mulai dari Restu Ibu, New Armada, Laksana hingga Adiputro. “Sesuai dengan tekad manajemen untuk meningkatkan pelayanan, maka saat ini ada beberapa unit yang sedang digarap Adiputro Malang”, ujar Pak Harjanto.

Pertanyaan seputar GMS muncul bertubi-tubi sampai-sampai tak ada jeda buat Pak Harjanto untuk rehat sejenak. Ada yang bertanya tentang jatah solar, renumerasi karyawan, hingga sekat antara penumpang dan kru. Semuanya dijawab Pak Harjanto dengan gamblang dan tak lupa diselipi humor-humor segar. Waktu tiga jam rasanya berlalu begitu cepat. Kayaknya belum cukup untuk bersilaturahmi dengan GMS.

Poto Bersama

Poto Bersama

Terimakasih kami haturkan kepada Pak Harjanto dan segenap jajaran pengurus PO . Gajah Mulia Sejahtera yang telah berkenan menerima kunjungan kami. Sungguh, merupakan suatu pengalaman yang berkesan dan tak kan kami lupakan. Teriring harapan serta doa, semoga PO . GMS semakin berkiprah dan berkembang dalam dunia transportasi bis di Indonesia . Bravo GMS. GMS Yesss ! *****


(Artikel oleh Bowo GK, Poto oleh Braam dan Seno)


Catatan Perjalanan yang lainnya:



Ditulis oleh

'BisMania Community Yogyakarta Berhati NyamNyam'

1 Comment

  1. Wonogiri-VIP
    wonogiri-vip /

    mantab, 3x aq naik yg SE… kalau bisa kursinya jumlah dikurangi agar lebih lega…

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

;