Rabu 4 Juli 2012, saat ada rencana pulang ke Purworejo weekend itu, saya hubungi kawan yang hobby Bis di Purworejo untuk memesankan tiket Sinar Jaya untuk minggu, tanggal 8 juli 2012…  mau naik dari Agen Sinar Jaya Terminal Purworejo, sampai sana, teman saya nelpon:”beli tiket exe rawamangun hari sabtu saja’,  sesuai prediksi saya, “tidak dapat tiket eksekutip rawamangun kalo memesan tiket di agen tersebut”, maka saya sarankan kawan saya untuk beli tiket di agen mbok susah kutoarjo. Saat itu juga, tiket eksekutip rawamagun di dapat.

Jumat , 6 Juli 2012

Jumat sore saya bergegas ke rawamangun, diantar kawan kost dengan motor, tak sampai 10menit waktu yg dibutuhkan dari kost menuju terminal. Langsung saja saya hampiri agen Rosalia Indah sore itu, waktu sudah menunjukan jam 17.30, didapat Info dari mbak ika, agen Rosalia-Indah bahwa armada dengan nomor lambung 359 yang menyuguhkan kelas Super Eksekutip mengalami keterlambatan, baru saja lepas dari Cengkareng. Dalam hati, aah, berangkat jm 8 mlm nie. Padahal ada acara di purworejo jm 10 esok hari yg harus saya hadiri.  Jatah seat untuk agen rawamangun kelas SE ini 6seat, dan saya telah pesan 10hari sebelumnya.

Sambil menunggu di terminal, saya hampiri kawan2 Bismania Commnity lainnya yg sore itu melakukan ritual touring maupun hanya melepas penat diterminal awamangun.

Jam 19.30, datanglah Haryanto Phoenix Jetbus yang membawa agus’alay’yulianto dari poris, dia akan menuju Rembang bersama `mandor tua’ mas Prya laga untuk bergabung bersama `tim touring mistis’ ke hutan tondanan TKP PK yg masuk hutan, yang nantinya bergabung juga pak didik edhi, Kang Ponirin Hendi, Yeremia dan Yuanito bayu yg telah lepas landas bersama Pahala Kencana SE sore tadi.. Didapat informasi, Rosalia Indah SE 359 masih di belakangnya karena terjebak macet.

Benar juga, jam 20.10 Rosalia Indah nomor Lambung 359 memasuki terminal Rawamangun, menggunakan chasis Mercedes-Benz `seri lawas’ berbalut baju baru Legacy SR1 dari Laksana, inilah kelas termewah di trayek kebumen-Purworejo-Jogja. Seat single kiri berisi 6 deret dan seat double kanan berisi 8 deret total 22seat. Seat double terasa lebih sempit jarak dengan depanya, kalo saja dibuat 7 baris kanan, sepertinya lebih nyaman.

Tak berapa lama setelah proses muat terjadi, bis meninggalkan terminal dan menuju Tol. Seat CD dipakai oleh seorang Pramugari dari Rosalia-Indah. Kemacetan tol sampai gerbang cikarang menghadang. Seat 4A dipakai oleh seorang teman, saya di seat 4B, dan Rully Amrul menggunakan seat 5C yang langsung menyalakan MP3 suara ngorok sedjak memasuki tol. Tarikan Gas dari driver yang terkesan `galak’, entah karena setelan gas atau memang karakter dari driver tersebut.  Saya putuskan untuk tidur.

Nglilir saat antri keluar Tol Cileunyi sekitar pukul 23.00. tidur lagi bangun sudah sampai RM Putra Barokah daerah Limbangan pukul 00.30. saat itu masuk bersama Pahala Kencana eksekutip cilacap yang malam itu jalan armada Scorpion King Rk8.

Langsung saya tukarkan kupon makan, melihat sayur terong pedas yg menjadi favorit saya, tak saya sia-siakan, walaupun tidak dijaga oleh pelayan rumah makan, tapi masalah lauk saya masih tertib ambil 1, (kalo saja ada Koh Hari, pasti sudah di sikat abis Ayam Semur Kecap ini), tak ada koh Hari, ternyata Rully amrul sama saja, sama2 body intalan kebiasaan sama juga. Entak 2/3 potong ayam yg dia habiskan.

Sekitar pukul 01.15 perjalanan dilanjutkan kembali, memasuki wilayah tanjakan gentong terjadi kemacetan. Perlu waktu 1 jam lebih untuk melewati kemacetan ini.

Bangun sudah pukul 07.15 di daerah Gombong, memasuki wilayah karanganyar, Bis istirahat di RM Lestari. Waktunya sarapan, naya memesan Kopi susu dan jajanan pasar pagi itu.

Setelah sarapan kecil ini, saya kembali ke parkiran. Ternyata Rully akan turun situ, dan mas Moko tak berapa lama datang menjemput rully, dan di susul  oleh mas Bagus Wiratmo dengan Efisiensi Royal Class…

Pukul 08.00 perjalanan dilanjutkan kembali, Rully yang tak kebagian tumpangan motor ahirnya turun dibalai desa Sruweng, dijemput mas moko…

Memasuki terminal Purworejo jm 09.30, masih tampak pasukan Sumber Alam di terminal tersebut.

Sampai rumah jm 09.50, Cuma sempat mandi dan langsung berangkat karena sudah ditunggu kawan2 SMA untuk kondangan.

MINGGU, 8 JULI 2012

Sore itu, setelah sholat ashar di rumah, saya diantar oleh bapak menuju kutoajo. Sampai agen Mbok susah kotoarjo jam 16.15. saat itu kawan2 BMC yang berasal dari Purworejo sedang kumpul rutin minggu sore. Cukup ramai sore itu, 10 orang lebih yang merapat. Menukarkan kupon pemesanan, ternyata dapat seat nomor 17.

Sore itu jatah Sinar Jaya 01RA yang jalan. Bis berangkat dari Klaten, diprediksi terkena macet jalan raya solo karena padatnya kendaraan. Sore itu saya bertemu pak fatony (mantan driver 6dx exe rawamangun) yang kini membawa body 50g Kutoarjo-Poris-Ciledug `Ekonomi-AC+ Toilet +smooking room"… sudah lama saya tak bertemu beliau, sedjak hengkang dari 6dx rawamangun oktober silam belum pernah bertemu. maklum, dengan driver 1 ini sudah akrab karena serinya ikut armada beliau saat jalan 6dx rawamangun-jogja…

Benar saja, jm 18.40 bis baru memasuki agen Mbok susah Kutoarjo.  Langsung saya berpamitan kepada kawan2, dan naik ke kabin bis. Ternyata seat nomor 17 ditempati seorang cewek, dia minta tukaran seat nomor 2-nya. Langsung saya iyakan, Hotseat ditangan.

Bermesin Hino Rk8, berbalut body Adiputro Jetbus, dengan konfigurasi seat 2-2 9deret kiri dan 11 kanan total 41seat+toilet. Cukup lega dan mewah untuk jalur selatan Jogja-Purworejo-Kebumen…

Jam 18.45 meninggalkan agen Mbok Susah Kutoarjo. Inilah armada Sinar Jaya terahir yang berangkat dari timur malam ini. Driver pertama masih sangat muda (yang kemudian diketahui bernama mas Arifin), umuran 30-an lebih dikit menurut prediksi saya. Berpenampilan rapi, Cara mengemudikanya pun sangat halus.

Memasuki terminal prembun,  menaikan beberapa penumpang dari agen. Perjalanan dilanjutkan kembali. Di sini saya tanyakan apakah sudah menjadi `batangan' beliau, hanya dijawab: ini `batangan' Aki Haryanto, nanti jalan ke 2… meninggalkan terminal prembun menuju kutowinagun, terhalang oleh antrian saat sebuah kereta lewat di perlintasan kutowinangun… sebuah bis pariwisata (exs. OBL temanggung) main sosor dari arah berlawanan, menghalangi jalur bis kami. Driver muda ini hanya mengatakan ke driver bis pariwisata: "bawa wisata masak jalanya kya gitu pak"… sindiran yang halus…  melihat dari sosoknya yang berpenampilan rapi dan perilaku mengemudi yang halus di jalan, sepertinya driver 1 ini bukan didikan jalanan…

Memasuki terminal kebumen, kembali menaikan penumpang, fullseat sudah SJ 01RA ini. pukul 19.50 melanjutkan perjalanan. Kemudi kali ini dipegang oleh Aki haryanto, Driver yang sudah sepuh ini sangat halus bawanya, sekelas dengan Aki Kholil yang menjadi Crass-nya (02RA). Sebelum berangkat, Driver muda tadi menjelaskan bahwa kami akan melewati ajlur selatan (tasik-bandung) dan memimpin berdoa sebelum bis jalan. Pertama kali saya alami sedjak naik PO Sinar Jaya, ada Crew memimpin Doa sebelum bis berjalan. Kebiasaan yang sebenarnya perlu dilestarikan.

Memasuki wilayah gombong, terjadi kemacetan panjang, sepertinya perbaikan jembatan. Kendaraan roda 4 yang nyosor kanan di jalur sempit itu menambah lama antrian. 1jam lebih untuk melewati macet ini. lepas kemacetan, jalanan sudah mulai sepi, maklum, sudah jam 22.00 lebih. Bis dipacu dengan kecepatan sedang rentang 60-80km/jam, sangat halus Aki Haryanto memacu Hino Rk8 ini.

melewati rumah makan Permai, sumpiuh, masih penuh oleh armada sumber alam yg beristirahat makan malam.  lepas wangon, jalanan yang sepi dan berkelok di isi oleh bis-bis dari timur, seperti Sumber Alam dan pariwisata yg juga mengalami keterlambatan keberangkatan dari kutoarjo.

Saya putuskan untuk tidur, karena esok hari harus meneruskan bekerja. Bangun sudah memasuki parkiran Rumah Makan Panorama Elok Ciamsi, tampak 2 armada saja yang belum berangkat ke arah barat, dan belum satupun armada yang datang dari arah barat,Padahal waktu sudah menunjukan pukul 00.30an, dapat disimpulkan tanjakan gentong macet. Ada BBM dari teman yang naik SJ 02RA, bahwa gentong macet parah, mending lewat garut.

Sekitar jam 01.00 perjalanan dilanjutkan kembali, mulai kress dengan pasukan bis dari arah barat. Memasuki kota ciamis, beberapa `armada biru' berhenti karena salah satu armada mengalami kerusakan mesin. `bengkel siaga' istilah aki haryanto,….

 Lepas Rumah Makan SR rajapolah, mulai antri macet. Lihat jam 01.35, waduhh sampai jam berapa nie macetnya.. 2 armada sinar jaya di depan putar arah saat di atas terowongan arah tasikmalaya. Namun SJ 01RA ini tetap berada di jalur mengikuti antrian.

Jenuh juga menyaksikan kemacetan, driver aki haryanto sangat suka bercanda, sehingga malam itu di depan ramai oleh tawa penumpang dan Crew…  berjalan sebentar dan berhenti lagi, tak tau kapan saya tertidur, bangun sudah jam 06.13 saat berada di depan sebuah pom bensin yang penuh dengan kendaraan yg istirahat, kebanyakan bis pariwisata dan kendaraan pribadi… driver muda tadi mengajak mencari sarapan nasi uduk dan kopi di warung pinggir jalan, dengan posisi kendaraan yang berhenti tak bergerak selama hampir 1jam).

Kemacetan sedjak minggu siang menjadi rejeki warga sekitar yang membuka warung di pinggir jalan.  sekitar pukul 07.15 sampailah di depan rumah makan Gentong, tak lama lagi mulai nanjak yang menjadi simpul kemacetan.  Beberapa truck sarat muatan istirahat disitu, ada juga sumber alam patas yang istirahat, sepertinya dari arah barat.

Pada tanjakan pertama, Budiman iL093 `parkir' di tikungan, sepertinya mengalami kerusakan mesin, sudah tak tampak penumpang&crew. Tak ada Truck yang mogok yang biasanya bikin macet. Beberapa kali masih berhenti, sambil menikmati pemandangan alam di pegunungan ini. setelah melewati Rel Kereta,  barulah arus lalu lintas lancer. 6jam lebih antri untuk nanjak di tanjakan Gentong ini. saat itu ada telpon dari pak fatony 50g menayakan keberadaan, ternyata beliau sudah sampai pool1 SJ cibitung.

Melewati RM Putra Barokah Limbangan, tampak sebuah Rosalia Indah SR1, dan 3 Putra Remaja serta 2 Sinar jaya wonosobo di parkiran bawah. Lepas limbangan, beberapa sumber alam beristirahat di RM Ampera (kiri jalan), dan beberapa ada juga yg istirahat di warung kecil kanan jalan.

Memasuki wilayah nagreg, arus dialihkan melewati jalur lingkar nagrek. Pertama kali saya lewat sini. Tak lupa saya abadikan moment ini. lepas lingkar nagreg, bis berhenti di rest area Gapuraning rahayu untuk sarapan pagi. Setelah melepas hasrat di toilet, langsung menuju warung kopi pinggir jalan, pesan kopi susu serta sarapan `jadah goreng'. Sekitar pukul 09.00 perjalanan dilanjutkan kembali. Bermanuver dengan Sumber Alam Volvo B7R 1602FC `Buyung' dari cileunyi (hingga gerbang Tol Cikarang).

Memasuki gerbang Tol Cileunyi, tumpukan penumpang yang tidak terangkut armada terjadi. Efek dari macet semalam sepertinya, bis dari tasik sedikit yang melintas. Prima Jasa Garut di depan penuh sesak oleh penumpang, sampai `kandang macan' di isi 4 orang dan penumpang berdiri memenuhi is ibis ini.

Tol Purbaleunyi lancar, memasuki gerbang Tol cibitung sekitar pukul 11.30, beberapa penumpang turun di pool 1 SJ cibitung.   Seorang penumpang yang mengaku terkena tariff diatas normal dianjurkan oleh crew melapor ke bagian operasional. Penumpang tadi naik dari Prambanan kena tariff 225.000 (normal 95.000), namun penumpang tadi sudah melapor ke SMS pengaduan sinar jaya (yang kemudian oleh pihak managemen sinar jaya ditelusuri, ternyata penumpang tadi ditipu oleh ponakanya sendiri, karena di tiket tercantum harga 225.000, bayar ke agen tetap 95.000 namun minta duit ke sodaranya 225.000). salut untuk pihak managemen sinar jaya yang bertindak cepat menanggapi sms pengaduan…

Sekitar pukul 12.00 perjalanan dilanjutkan kembali, masuk GT Cibitung langsung dihadang kemacetan di Tol.  Saat itu mendengar curhatan dari Crew SJ, dalam 2 PP ini, uang jalan hampir habis tak tersisa karena macet, konsumsi solar melonjak... Sampai klaten sudah siang langsung jalan lagi ke barat lagi, kurang istirahat. PP ini saja mereka hampir kehabisan uang jalan, ditambah karena melewati jalur selatan, uang jalan dipotong… dengan 2 driver saja mereka kelelahan menahlukan trayek Jakarta-Purworejo-jogja-Klaten.PP karena macet sehingga waktu istirahat di terminal sangat singkat… (sambil menunjuk sebuah armada `PO lain' di depan yang masih 1 jalur, dengan driver engkel / 1 driver trayek Jogja-Jakarta dengan waktu tempuh yang hampir 24jam….)

Keluar GT cakung sudah hampir jam 13.00, landing di Pulogadung jam 13.15, turun bis langsung cari ojeg menuju Kost, dan langsung berangkat ke kantor…

Terima kasih untuk Crew Sinar Jaya 01RA : aki haryanto, mas Arifin, pak mardi,

Semoga lain hari kita bertemu lagi,

M.Kurniawan (iwan)

Dari Kota: Jakarta

Jam Berangkat: 20:10

Tujuan Kota: Purworejo

Tiba jam: 9:50

P.O: Rosalia Indah

Harga Tiket: -

Kelas: Super Eksekutif

Tanggal: 07/06/2012


Catatan Perjalanan yang lainnya:



Ditulis oleh

''

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

;