Tanggal 9 Pebruari 2013…
Sabtu pagi aku sudah berada di pool cibitung 1…homebase tempat mangkal anak SJM terlihat cukup ramai…niatku sebenarnya hanya mau mengirimkan barang ke family di Wangon…maka yang kutuju adalah kantor layanan paketnya SJ….Sinar Express namanya…berdiri sekitar 3 tahun yang lalu dan kelihatannya semakin berkembang….tak salah rasanya aku mencoba mempercayakan untuk menggunakan jasanya….masuk ke dalam kantornya…disambut cukup ramah oleh pegawainya yang masih muda2…barang paket siap kirim memenuhi seisi ruangan…bertanya2 tentang prosedur cara pengiriman barang namun berujung pada pembatalan transaksi….wow…apa pasal…karena barang yang akan kukirim merupakan barang pecah belah rupanya ditolak secara halus mengingat resikonya….

Barang lumayan urgent n harus segera dikirimkan….pikir punya pikir…kenapa ga aku antar langsung aja….toh cuman ke Wangon…seinget saya SJ ada beberapa bus pemberangkatan pagi u/ tujuan kesana…sore bisa langsung puter kepala…toh juga besok hari minggu…jadi masih cukup waktu….

Kukonsultasikan dulu ideku ini ke istri dirumah…Alhamdulillah…istri ga keberatan cuman pesan besok jam 10 pagi ada acara arisan keluarga…jadi besok pagi dah harus ada dirumah…oke siap….

Strategi disusun…ku hubungi salah satu dedengkot pool cibitung….wekk…ga taunya jam 9 pagi masih ada dirumah…weleh2 rejekinya bisa dipatok ayam tuh mas….hi2x….dapat saran spy hub anak buahnya saja…nanti dibantu….

Bus Cilacap pagi belum ada yang masuk…iseng ku BBM salah satu orang SJ yang cukup kukenal dekat …hmm chating ngalor ngidul…dpt prediksian biasanya bus yang mampir pool cibitung  tujuan Cilacap kelas Bisnis RS…salah satu kelas yang jadi andalan si Biru dari Purworejoan….atau GR Karangpucungan…

Prediksi tinggal prediksi….salah satu staf ticketing memanggilku…bahwa bus Cilacapan sudah masuk…wow…rupanya dapat AC bodi 58VX…bus eksekutif minimalis khas SJ yang yang katanya sesuai regulasi…non toilet…seat 2-2 AC airsus sudah cukup disebut sebagai bus eksekutif….tiket cukup dituker lembaran rupiah nominal 60rb…

Naik ke bus…rupanya sdh lmyn penuh….cari-cari tempat yang masih didudukin satu orang…di SJ kalo naik dari Cibitung mang gt…ga pake no seat….jd agak sedikit merepotkan….Jam 10 pagi bus take off…sepertinya penumpang rata bangku alias full seat….lmyn juga okupansinya pagi ini….

Masuk tol Cikampek…kurasakan akselarasi datar saja…hmm..naik bus yang satu ini memang ga bs diharapkan tuk jadi trengginas….kenek menyetel entertainment yg ada dibus…halah…rupanya dangdut koplo….ga diutara ga di selatan…jenis music ini memang cukup jadi idola para kru bus….Style gremet2 dijalan yang sok taat dijalur 3, apalagi gigi 8 masih dianut oleh pilotnya….haduh…rasa pesimis otomatis menjalar….mau sampe jam berapa nih diwangon…Ga keitung dah berapa kali disalip oleh bus…apalagi kendaraan pribadi….

Suasana mulai membosankan, apalagi mas2 yang ada disebelahku cuek banget asik main gadgt…puter otak dikit…kyknya perlu SKSD nih….akupun maju ke depan…duduk glosoran disamping sang pilot….hmm…penampilan stylish n masih muda….sepertinya seumuran denganku….

Percakapan dimulai…ternyata orangnya asik juga diajak ngobrol…namanya Asep julukannya Jimon…kaget juga dia waktu cerita bahwa dulu pernah jadi staf operasi di SJ bagian OK…apa tuh OK? Ktnya sih singkatan dari Operasi & Kontrol….kerjaan utamanya ngitungin jumlah penumpang…ya kyk checker gitulah….

Bus diarahkan masuk rest area KM 72…weleh numben nyolar disini…biasanya di KM 19…angka 146 liter didapat….menurut yg bawa…bus ini terhitung lumayan irit….

Bus melanjutkan perjalan kembali….ku bahas tentang tabiatnya yang suka bernetral ria adalah salah satu tindakan salah kaprah yang dilakukan….bukannya irit tp malah bikin boros…ataupun klu bisa irit paling cuman dapat sesendok 2 sendok….hi2x….akupun berargumen sebisaku tuk meyakinkannya…entah karena bosan mendengar ocehanku akhirnya dituruti juga nasehatku untuk berjalan konstan….ajib…malah larinya konstan sering2 diangka 100an….nah gitu dong…dari tadi kek…..

Keluar tol Cileunyi tercatat waktu menunjukkan pukul 12.15…artinya 2 jam 15 menit sukses menuntaskan etape dijalan bebas hambatan. Rute non tol merupakan tantangan berikutnya..bareng dengan KD Denpasar menyusuri ruas rancaekek – nagreg lalin cukup padat…speed tidak bisa dikembangkan ….namun KD dpt dengan mudah diasapi krn harus mampir diagennya di Rancaekek.

Percakapan berlanjut…dari penuturannya baru kuketahui apa motif pilot ini bergabung ke SJ ketimbang PO lain diranah Parahyangan….sistem maintenance yang teratur membuatnya merasa cukup nyaman walapun pendapatan pas-pasan. Meskipun begitu tak ada gading yang tak retak….walaupun bus baru selesai maintenance pagi tadi…kejadian di perlintasan kereta nagreg saat menunggu antrian cukup mengagetkan…meskipun tuas handbrake sudah ditarik tapi bus tetep nyelonong….akhirnya terpaksa pake kaki lagi…setelah menyebrangi rel kreta…bus dipinggirkan ditempat aman….perintahin kenek spy ambil peralatan dibagasi….utak atik…tes…utak atik..tes…saya sendiri kurang paham apa yang disetel…tapi tampaknya membuahkan hasil….cukup 10 menit…buspun kembali melanjutkan perjalanan….

Menuruni turunan nagreg….suara rem berderit terdengar…menurutnya ini memang kelemahan Hino…kampas rem u/ dijalur selatan terkadang tidak bisa bertahan sampai periode maintenance berikutnya yang sekitar seminggu sekali….terkadang baru 5 hari rem sudah tidak bisa disetel alias kampas habis sehingga menuntutnya harus ekstra hati-hati….

Cukup lincah saat melahap tikungan demi tikungan khas jalur selatan….kunilai ia cukup terampil dan berpengalaman dijalur ini….lalin terbilang lancar….namun tak lepas dari insiden kecil yang terjadi…konvoi roda dua datang dari arah berlawanan….dengan arogannya mereka mengambil jalur kami dan meminta bus untuk lebih kepinggir….busyet dah batinku…punya nyawa dobel tuh biker….moso mau diadu ma bus…susah dah ngadepin biker dengan tunggangan seharga belasan juta ….lagaknya dah kyk punya motor harga ratusan juta…teriakan serapah berbahasa sunda pun meluncur dari mulut kang asep….

Jam 14.50 bus sampai di RM Panorama Elok Ciamis…rumah makan sekaligus check point bus-bus SJ yang melintas di jalur selatan. Suasana sepi….sepertinya bus yang kutumpangi ini bus yang paling akhir datang…terbukti dijalan tidak bertemu dengan kompatriotnya yang searah baik menyusul ataupun disusul. Slot waktu yang termasuk kesorean itu membuat kru menginformasikan bahwa bus tidak bisa beristirahat 30 menit spt biasanya…terpaksa acara makan secara galau pun terjadi…benar saja….belum 20 menit sang kenek sudah bengo2 merintahin supaya para penumpang kembali onboard ke bus. Tak habis pikir aku dengan layanan SJ yang seperti ini…sudah rumah makannya jauh….sampe rumah makan Cuma sempet nyendok 10 suap….tp positif thinking ajalah….toh aku juga sedang memburu waktu…

Terjadi aplusan pengemudi disini…aku tetap memilih ngglosor didek samping supir….kuketahui namanya P’ Yaya…katanya beliau habis sakit…dan ini hari pertamanya kembali berdinas. Caranya menyetirnya cukup halus…ruas Ciamis – Banjar dilalui dengan mulus….salut buat pemdanya yang sangat memperhatikan infrastruktur jalan….

Bus kembali masuk SPBU didaerah Cisaga…setauku ini memang pom bensin resmi kerjasama dengan SJ…cukup 51 liter dihabiskan sebagai bahan asupan. Jam 16.00 bus masuk perbatasan Jabar-Jateng….kondisi jalan berbalik 180 derajat…lubang disana sini membuat pengemudi harus berhati2 dalam mengambil jalur. Kondisi lalin sendiri cukup padat disore ini….aku prediksi…mungkin maghrib aku akan tiba diwangon.

Sepanjang perjalanan di rute ini aku mulai memutar otak…kira2 angkutan apa yang akan membawaku kembali ke Bekasi nanti…dari hasil percakapan dengan kru, mereka menyarankan agar lebih baik aku naik bus ini lagi saja, karena sesampainya di Cilacap bus ini puter kepala….aku belum mengamini idenya….dengan bus yang sama tentunya akan menimbulkan kejenuhan….tak kurang akal…akupun berkonsultasi ke anak2 Masdusel….didapat saran dan info agar aku naik Budiman saja atau estafet naik bumelan ke Tasik baru naik Budiman ke Bekasi….hmm tampaknya opsi ini cukup masuk akal…

Tepat bedug maghrib bus tiba di Randegan Wangon….aku turun didepan komplek perumahan familyku…aksesnya cukup mudah. Sesampai disana kusampaikan klu aku tidak bisa berlama-lama dan hanya mau numpang bersih-bersih diri lalu lanjut kembali Bekasi.

Dari Kota: Jakarta

Jam Berangkat: 10:0

Tujuan Kota: Wangon

Tiba jam: 18:30

P.O: Sinar Jaya

Harga Tiket: 60000

Kelas: Eksekutif

Tanggal: 02/09/2013


Catatan Perjalanan yang lainnya:



awasbus
Ditulis oleh

'seorang penggemar bus dari Yogyakarta'

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

;