Maaf, saat ini website sedang dalam PERAWATAN (MAINTENANCE)

Tahap 1: Pemindahan Data [sedang berjalan]

Tahap 2: Penggantian Tampilan

Tahap 3: Penambahan Fungsi

Tahap 4: Pengaturan Member

Sabtu, 27 April 2013

Pagi itu aku tiba di Purworejo sekitar pukul 09.00, perjalanan yang melelahkan dibanting kerasnya Peer Hino Rk8 sepanjang pantura PLUS Songgom yang sangat hancur jalanya. Setelah mandi dan sarapan, aku bergegas muter-muter sambil sekalian bersilaturahmi ke tempat kerja Mas Djoko Setyo yang merupakan kawan Bismania di kawasan lapangan Garnizune. Setelah dari tempat ini, mampir ke Agen Murni Jaya depan Stasiun Purworejo untuk pesan tiket minggu sore.

Kilas balik, jumat sore kemaren aku datang ke Rawamangun GoShow untuk pulang. Aku putuskan naik SA 1538BL “BUYUNG” yang sore itu tanpa Crew Batangan. Start terminal Rawamangun  jam 18.30 dengan 33penumpang. Aku pilih tempat duduk di sebelah kiri tengah, karena di seat sebelah kiri hanya terdapat 8baris, sangat longgar untuk ukuran bis jalur selatan.

Ada suatu suara yang membuatku penasaran, ketika kecepatan dipacu, terjadi suara gesekan mirip besi bergesekan semakin keras. Daripada terjadi mencret di jalan, aku maju kedepan untuk menanyakan hal itu kepada driver. Ternyata memang terjadi kerusakan pada gardan, entah bagian apanya. Dan, dari pihak mekanik belum ada penanganan, bis tetap di jalankan. Mengganggu kenyamanan menurutku, karena suara yang keras sepanjang jalan.

Kemacetan terjadi di banyak tempat, mulai karawang barat karena ada Laka, exit Dawuan hingga jomin, lepas RM.Haryanto, lepas RM.Dodi Jaya, flyover Pamanukan, dan Eretan yang paling parah.

Masuk RM.Dodi Jaya pukul 21.30, berhenti 1jam karena proses operan penumpang dari Volvo B7R AA1629FC berbody Sprinter yang trouble AC. Dari yang tadinya longgar, kini penuh sampai seat CD.

Memasuki kawasan lintas Offroad “Songgom River”, hampir semua penumpang terbangun karena seringnya ter’jeglong’ lubang menganga. Sampai ada satu lubang yang harus di’jeglong’i hingga pintu driver terbuka dan tidak bisa dikunci kembali. Sangat lama perjalanan menyusuri sungai songgom ini, kalo lancar bisa 30menit (tercepat saat ikut pak fatony 6dx, RM.Panorama Prupuk-pejagan hanya 30menit, 12agustus2010 silam), namun malam itu lebih dari 1jam30menit, karena beberapa area lubang harus bergantian untuk melewati. Yang saya takutkan ketika roda harus turun ke bahu jalan dan lubang, sehingga body bus miring-miring, takut kalo body tersebut limbung atau kemungkinan terburuk ngguling.

Pukul 05.10 sampailah di RM.Sumber Alam ajibarang, driver beristirahat 45menit karena di SA menerapkan driver engkel untuk jarak Jogja-Jakarta.PP.

Minggu, 28 April 2013

Setelah sholat ashar, aku diantar bapak menuju depan stasiun purworejo, tak jauh dari rumah sekitar 500m. sudah siap diberangkatkan 1unit Bis Murni Jaya berbody Discovery dari laksana.

Murni Jaya membuka trayek Merak-Jogja 2bulan silam, dan kini sudah 5unit per hari diberangkatkan dari timur (kadang ada yang perpal). Sore itu melayani jurusan=

·         Lebak Bulus-BSD-Merak

·         Poris-Kalideres

·         Cikarang-Bekasi Barat-Pulogadung

·         Cileungsi-Pulogadung

·         Bogor

Cukup cepat dalam proses merintis. Dengan harga tiket resmi Rp.85.000 dari Purworejo menuju Jakarta (atau harga agen `tangan kedua’ sebesar Rp.90.000), dengan fasilitas Bis AC seat 2-2, body baru.

Murni jaya ini menggunakan mesin Hino AK, seat berjumlah 38seat. 9deret kiri , 10 kanan dan 5seat dalam smookingroom. Seat dari Versa, jarak antar seat mepet untuk kaki saya yang panjang. Inilah PO ke-3 dari Hiba Groub yang masuk jalur selatan setelah Laju Prima dan Kurnia Jaya.

Jam 15.15 Murni jaya ini berangkat menuju Terminal Purworejo. Ada 4 penumpang dari agen dalam kota ini. ada 5 bis yang sore itu berangkat, 1 ngetem salaman, 1 di dalam kota purworejo, 2 dari jogja, dan 1 dari wates dengan system penumpang di oplos di Terminal sesuai tujuanya.

Sesampainya di Terminal Purworejo, sudah ada 2 Murni Jaya warna hijau dan krem. Agen Murni Jaya terletak di samping agen Malino Putra, sisi utara bagian timur. Tampak sebuah Malino Putra berbody RS belum jalan.

Sampai di agen, informasi bis yang saya naiki dari dalam kota tadilah yang akan bertujuan Pulogadung-Kalideres. Namun, setelah oplosan penumpang, bis yang saya naiki ternyata akan ditujukan ke Lebak Bulus-BSD-Merak.

Turunlah saya dari bus untuk mencari bis yang tujuan Pulogadung, dan melihat Sinar Jaya 53RA dengan driver pak Fatony. Segera aku mendatangi beliau. 53RA yang beliau kemudikan jurusan Kutoarjo-Poris-Ciledug dan malam ini via Tasik-mBandung. Sudah lama pengen bareng beliau lagi, sejak beliau pindah line Kutoarjo-Poris November 2011 silam, belum pernah bareng lagi. kali ini jadwalnya pas, namun sudah terlanjur membeli tiket Murni Jaya. Kelebihan dari 53RA ini hanya mengisi penumpang di agen Mbok Susah Kutoarjo, dan berangkat sekitar jam 16.00-16.30. apalagi tipikal pak fatony tidak banyak berhenti yang membuang waktu, cocok untuk mengejar masuk cibitung di waktu tahajud.

Waktu sudah menunjukan pukul 16.00, bis yang bertujuan Pulogadung ternyata warna hijau. Aku naik bis ini, tak berapa lama seorang pria bertopi masuk dan mengecek penumpang. Tampak bingung dia mengecek penumpang, Data penumpang ada dalam beberapa lembar kertas, tak seperti PO lain yang ditulis dalam 1lembar kertas dan rapi diurutkan berdasar nomer tempat duduk. Aku liat sepintas, susah untuk membaca ini seat dari agen mana dan tak ada nama penumpang. Setelah tiket-ku di cek, dia mengatakan aku tidak ada di bis ini, seat nomer 11 bukan dari agen Kota Purworejo. Segera aku turun dan menanyakan ke agen. data di agen sama saja, susah untuk mencari  history dari pemesan. Penilaianku, sangat buruk dalam pemesanan tiket. Nomer tempat duduk juga diketahui saat akan berangkat, dan saat akan berangkatpun, belum pasti bis mana dengan tujuan mana?.

Ternyata ada nomer seat 17 yang bertuliskan tujuan Pulogadung, tanpa keterangan penumpang dari agen mana dan siapa nama dari tempat duduk itu. Aku masuk kembali ke dalam bis warna hijau tadi dan menemui “kondektur” tadi.

Dari orang-orang agen Murni Jaya, sepertinya bukan `orang terminal’ Purworejo, karena belum pernah aku liat muka-muka ini. Dilihat dari logat, sepertinya logat kebumen-an. Tak hanya aku saja yang mengalami salah di-tempatkan, penumpang lainya juga angkat-junjung bawaan karena salah menaiki bis.

Tak ada kode seperti A-Z / 1,2,3 untuk menunjukan bis mana dengan trayek mana. Hanya ditunjukan pis paling kanan untuk trayek ini, yg ini untuk trayek ini, dank arena penumpang Pulogadung banyak, bis dibagi 2.

Pukul 16.15 bis siap diberangkatkan. Murni Jaya berkode E41 ini Terdapat 2 driver dan 1 kondektur ini yang bertugas mencatat manifest serta setoran. Sepertinya para kondektur ini yang membagi jatah seat. Jadi ada 5 bis dan 5 kondektur yang sepanjang perjalanan hingga buntu ribut masalah seat, penumpang tertinggal dan penumpang tertukar bis.

Pukul 16.30 memasuki agen kutoarjo, Sinar Jaya 53RA pak Fatony sudah lepas landas. Promosi beliau bisa masuk Cibitung jam3 sepertinya masuk akal, start Kutoarjo cepat dan tidak banyak berhenti. 2 minggu lagi saya coba…

Proses menaikan penumpang sangat cepat, tak sampai 1menit bis jalan lagi. Sepanjang perjalanan kondektur kebingungan dalam membaca sket penumpang, sepertinya dia pemain baru di Bis Malam atau tak pernah naik bis…

Agen Prembun menaikan 2penumpang, agen jadi satu dengan agen Malino Putra. Memasuki terminal prembun, namun tak ada penumpang yang naik. Kutowinagun berhenti 2x agen, yang lagi-lagi `satu atap’ dengan agen malino putra. Pukul 17.40 memasuki Terminal Kebumen, 20menit waktu yang dihabiskan untuk `kebingungan’ masalah tempat duduk dan bus yang harus dilakukan para kondektur dan agen. pasukan Sumber Alam juga memasuki terminal ini di jam itu.

Pukul 18.00 meninggalkan terminal kebumen, terjadi kemacetan di lampu merah ring-road ini. dari beberapa kesan penumpang, sepertinya 1suara: Bis Bagus! Body Discovery dari laksana membalut mesin Hino AK sudah kelihatan mewah di jalur ini. walaupun menurut saya, suspense Hino AK sangat keras untuk jalan rusak, dan kurang nyaman dalam akselerasi atau tipikal driver yang kasar?).

Agen Sruweng menaikan beberapa penumpang, agen Karanganyar juga masih menaikan, dan memasuki Terminal Gombong pukul 18.40, lagi-lagi berjalan lama sekitar 25menit. Sudah hampir penuh isi bis ini.  lepas terminal Gombong, masih menaikan di agen pereng, dekat underpass Rel Kereta sumpiuh, dan terahir di sumpiuh.

Lepas sumpiuh, mendengar pembicaraan kondektur dengan kondektur lain via telepon. Dia akan mengoplos lagi penumpang tujuan cikarang di bis ini dengan penumpang pulogadung di bis cileungsi. Menurut pemikiran saya, oplos penumpang seperti ini tidak disukai penumpang. Mengingat mereka terbiasa naik Sumber Alam yang dibagi bis saat di garasi kutoarjo saja atau Sinar Jaya yang perpindahan bis di terminal purworejo, dan, kebarat tak ada oper-operan penumpang bila tak ada masalah bis trouble.

Pukul 19.40 sampailah di simpang Buntu. 5 bis Murni Jaya yang dari terminal Purworejo berjalan beriringan berhenti bersama. Lagi-lagi, kondektur kebingungan sendiri dengan sket tempat duduk yang dia buat sendiri. Butuh waktu 20menit disini, entah apa yang dibicarakan para kondektur dibawah sana, yang jelas sudah 3x 20menit-an waktu terbuang untuk “mencocokan” sket penumpang yang mereka buat.

Pukul 20.05 bis kembali jalan, tak jadi “barter” penumpang Pulogadung dan Cikarang. Sepertinya Crew juga jengkel dengan cara kerja kondektur tadi. Para kondektur sampai Buntu saja, mereka tidak ikut sampai Jakarta. Sepertinya, “trpoublemaker” sudah tak ada, dan lepas Buntu inilah laju kendaraan dimaksimalkan tanpa berhenti lagi.

Lepas wangon arah lumbir, jalan berkelok. Aku putuskan untuk tidur dengan menutup kepala dengan jaket, maklum AC sangat dingin dan tidak ada toilet.

Pukul 22.40 memasuki wilayah Jawa Barat. Dan pukul 23.58 memasuki Rumah Makan UDJu di Ciamis.

Sepertinya pembagian uang jalan dilakukan disini, tampak ara crew erumpul di depan `mandor’.

Pukul 00.40, 5 Murni Jaya dijalankan bersama menuju ibukota. Aku prediksi waktu tempuh dengan asumsi lancar. Lingkar ciamis-Tol Cileunyi 2jam, Cileunyi-Cikarang 2jam. Sekitaran jam 04.40 bis ini aku prediksi keluar cikarang. Jika lancer, sebelum macet Jakarta bis ini masuk Pulogadung, SEMOGA…… (catatan paling cepat di lintas ini saat naik Sinar Jaya 5dx awal Juni 2011 silam, start RM.Panorama Elok jam 00.45, sampai Cibitung jam 04.30).

Aku sengaja tak tidur pengen melihat kemampuan Hino AK ini menanjak di Gentong. Benar saja, Hino AK ini keteteran untuk naik tanjakan gentong, AC sudah dimatikan tetap saja ngos-ngosan untuk nanjak. Lepas tanjakan gentong aku tidur lagi.

Terbangun saat palang kereta setelah tanjakan gentong jam 02.35, dan tidur lagi.

Bangun sudah keluar Tol Cikarang jam 04.30, lebih cepat 10menit dari prediksiku tadi. Tampak Kramat Djati bersticker BuGem juga menurunkan penumpang.

Keluar Tol Bekasi barat dan menyusuri Kranji-P.Ungu. belum terlihat 1 Sumber Alam memasuki garasi sepagi ini.

Pool Gunung Mulia, Zentrum, Garuda Mas, Raya masih kosong. Sepertinya Pantura macet.

Memasuki Pulogadung jam 05.10, terlihat Bejeu sedang bongkar penumpang.

 

sepertinya, penumpang jalur selatan butuh inovasi dari PO-PO baru…

M.Kurniawan (iwan)

Dari Kota: Purworejo

Jam Berangkat: 16:15

Tujuan Kota: Jakarta

Tiba jam: 5:0

P.O: Murni Jaya

Harga Tiket: 90000

Kelas: VIP

Tanggal: 04/28/2013


Catatan Perjalanan yang lainnya:



awasbus
Ditulis oleh

'seorang penggemar bus dari Yogyakarta'

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

;