Maaf, saat ini website sedang dalam PERAWATAN (MAINTENANCE)

Tahap 1: Pemindahan Data [sedang berjalan]

Tahap 2: Penggantian Tampilan

Tahap 3: Penambahan Fungsi

Tahap 4: Pengaturan Member

KiperPon : Kisah Perjalanan Ponirin

Edisi      : Jumat 5 November 2010

sebuah catatan perjalanan

 

“Menjajal  Pahala Kencana Rute Baru”

 

 

Jumat, 5 November 2010

Akhirnya deadline itu datang juga, sebelum jam 4 sore aku harus udah nyampe Grogol, dan dengan diantar ojek sampailah aku di seberang SPBU TOTAL Grogol, ya kemana lagi kalo bukan  agen Pahala Kencana (PK) yang kutuju..

 

Sehari sebelumnya sudah kupastikan kalo armada PK ini betul Jakarta – Jogja yang lewat selatan via Bumiayu – Purworejo – Jogja, beberapa teman penggemar bus mungkin mengira bus ini hanya sampe Purworejo,makanya sempat disebut PK Purworejo..

“mbak yang ke Purworejo hari ini masih ada tempat?”

“ada mas,untuk berapa orang?”

“ satu orang, eh mbak busnya sampe Jogja enggak?”

“sampe Jogja mas,turun Janti juga bisa..”

“oo kalo gitu saya tiketnya ke Jogja aja,tapi naik yang lewat Purworejo ya..”

Akhirnya naik PK via selatan juga..

 

Seminggu lalu aku ditawarin bus ini di terminal Grogol,taripnya 122 ribu ke Jogja bonus 1x makan, tapi di agen ini cukup 120 ribu dengan 1x makan tanpa snack

Jujur saja,aku gak pernah tertarik dengan fasilitas makan gratis yang ditawarkan bus malam,karena biasanya menunya enggak enak,enggak sesuai selera,tapi liat aja nanti apa suguhan RM UUN.

Tiket sudah diterima,coretan B 7906 IW ada di halaman depan,kubuka lembar kedua,tertulis jam keberangkatan  (departure time) 17.00, jam lapor (report time) 16.30…dan yang mengejutkan bus ini berkelas VIP ,kirain executive..

 

tiket

Menunggu agak lama, agak heran juga dengan kursi ruang tunggu yang berupa seat bus malam,dan tak lama satu persatu armada PK mulai masuk bergiliran,dimulai jurusan Surabaya-Malang, diikuti Solo-Wonogiri, kemudian jurusan Bojonegoro, berikutnya jurusan Rembang-Pati,barulah Purworejo-Jogja masuk dengan armada Mercedes Benz 1525 bodi Laksana Proteus,syukurlah dapat Proteus karna aku ga suka naik bus dengan pilar B melengkung hehe

Sempat ngobrol dengan calon penumpang yang mendadak naik bus karena enggak ada pesawat ke Jogja,batinku kenapa dia tahu ada PK ke Jogja ya..??

 

Jam 16.59 Mercedes Benz OH 1525 karoseri Laksana model Proteus meninggalkan agen, lebih cepat dari jadwal di tiketnya yang berangkat jam 17.00.

 

B 7906 IW alias HT 910 di agen Daan Mogot (Grogol)

 

Kemudian bus masuk terminal Grogol,tepat di belakang Mercedes Benz OH 1525 Proteus PO Sumber Alam AA1593GC, setelah Sumber Alam berangkat,PK ini ngetem,busyet gak tanggung-tanggung ngetemnya hampir 1 jam karena baru  pukul 17.52 PK ini meninggalkan terminal Grogol, beruntung mas Mi’un agen Sumber Alam Grogol tidak melihatku hihi..sorry ya mas,aku lagi pengen njajal PK

 

Sejenak mengamati interior Proteus ini (yang kata Pak Didik SS lungsuran ex Jakarta – Malang ),masih rapi tidak ada suara kriyet-kriyet dan gemlodak, seat Aldilla deret kiri 8 baris,ada bantal ada selimut, TV pun menyala (sayangnya lagi-lagi dangdut koplo…).. fasilitas “VIP” ala PK lebih unggul dari rival-rivalnya baik itu pasukan biru Kutoarjo maupun si ijo dari South Mount alias Gunung Kidul,secara mereka juga punya jalur yang sama. Semoga PK konsisten dengan fasilitas seperti ini..termasuk bus cadangannya : Hino RG balutan Tri Union hehe..

 

Masuk tol dalam kota sedikit tersendat,namun driver cukup cekatan,perpindahan gigi pun di rpm menengah.

PK HT910 ini mampir di SPBU rest area km 19,nyolar dulu, dan sempet heran liat Sinar Jaya 51 G dan juga 64 G yang ber-AC,setauku kalo ber-AC pasti kode angka diikuti 2 huruf..ah embuuh laaagghh…

 

Sayang sekali,kesan yang didapat,PK HT910 ini hanya berani kenceng di trek lurus,untuk meliuk-liuk kurang berani,alhasil HT910 ini di balap PO Handoyo kuning “Bridgestone” , PO SELAMET, PO Budi Jaya kuning K 1730 GA balutan Morodadi Prima Mercedes Benz XBC1518 dan juga PO Sumber Alam Proteus Hino RK8 “Den Baguse”… walaaahh…

 

Hingga pintu tol Cikampek, PK 910 HT bertrayek Tangerang – Purworejo – Jogja ini hanya menginthil XBC kuning itu, setelah tertinggal karena ambil 2 penumpang di agen Cikampek dan kontrol dulu akhirnya  berhasil mengovertake si kuning XBC karena Budi Jaya berhenti di agen Cikopo..hehe..

 

Memasuki pantura,beberapa kali liat armada ex Sumber Kencono, sempat dibalap Setia Negara,tapi juga sempat nyelip pelan-pelan bis PO Sanjaya (bukan PO Harta Sanjaya) bumel Jakarta – Tegal –Semarang – Surabaya..weleh-weleh bumel Jakarta-Surabaya? kapan  ya  nyampainya..??

Menuju RM UUN kembali kesulitan melibas PO Sumber Alam Hino AK ..wah piye ta iki..?

 

Setelah SA menepi masuk RM Dodi Jaya,baru kemudian PK HT910 ini tanpa halangan menuju RM UUN. Barisan Sinar Jaya enggak sulit dilewatin.

 

Tepat 21.50 masuk RM UUN, dan betul dugaanku,menu makan gratisnya sangat tidak enak,berkali-kali dapat servis makan gratis dari bus malam,yang terkesan adalah suguhan dari Ramayana, OBL Super Executive,dan PO Bejeu…eh la kok ndilalah pengen teh anget,cuma dikasi air minum dalam kemasan, teh ga dijual di ruang servis makan PK dan Muji Jaya ini..harus ke ruang sebelahnya

Menurutku,mending tadi bawa bekal atau makan dulu..

 

Pukul 22.10,bus berklakson ganda ini meninggalkan RM UUN. …diiin…diiinn…klaksonnya cupu !!…

Sempat menghitung jumlah penumpang hanya 16 orang,alias gak ada separo,kebetulan ada yang pindah ke PK Bojonegoro..Bahkan penumpang sebelahku pilih pindah ke belakang,alhasil aku dapat 2 seat..

 

Driver kedua memegang kendali, dan gas pun dibejek, sebetulnya gak terlalu kenceng juga, menurutku kisaran 80 -90 kpj laagh..tapi karena jalanan masih lengang dan bus-bus jagoan plat K masih dibelakang,jadi malam itu enggak ada lawan sepadan…kalo cuma ngeblong bus bermesin OH-King ataupun Hino AK ,ya bukan lawan sepadan….istilahnya menang ora kajen,lek kalah isin..hehe..

 

Tak ada aksi menarik ya tidur aja,karena seat kiri 8 baris cukup lega rebahan…,meskipun masih lega Santoso seri O yang 7 baris…..

 

Sabtu 6 November 2010

bangun tidur jam 02.00 sudah sampe Bumiayu, adu lincah di jalan sempit bareng Rosalia Indah dan Sumber Alam.. dan ternyata tasku sudah jatuh dari bagasi..assyeem….setelah itu tidur lagi…ZZzzzZZ..

 

Jam 03.45 masuk RM Karang Anyar, sayup-sayup mendengar penumpang di belakangku bertanya ke temannya..”bismania apaan sih itu..”

Ternyata ada stiker bismania di bawah dashboard…

mata yang terkantuk-kantuk dipaksa melek,alhasil turun dari bus jalannya gak lurus…

baru nongkrong nunggu bus berangkat,eh liat mas Ipung BMC Jogja lewat,akhirnya ngobrol sebentar,katanya beliau mau ke Tegal,dari Solo naik Rosalia Indah ke Purwokerto dulu…

 

istirahat di Karanganyar

 

 

Jam 04.12 meninggalkan RM Karanganyar,di tengah jalan sempat ada penumpang yang komplain karena  turunnya kebablasan,padahal sudah pesen ke kernet,cilakanya si kernet tidur di belakang..

Masuk Purworejo tidak terlihat abu Merapi,la wong masih gelap hehe…

 

Jam 06.00 finish di depan pasar Gamping dengan sisa 3 penumpang saja termasuk aku…ah andai saja aku naik dari terminal Grogol,tentu rekor Jakarta – Jogja sudah pecah 12 jam 8 menit ( rekor tercepat Santoso Mampang – Jombor 12 jam 15 menit),tapi karena aku naik dari agen Daan Mogot rekor itu dianulir karena menjadi 12 Jam 59 menit hehehe..

 

Kesan pertama dengan PK Tangerang-Purworejo–Jogja ini lumayan laah..plus minus pasti ada, dan itu sangat subyektif.

Sekian.

 

Salam,

Ponirin Hendi

BMCYk 001

Jakarcha – NewYorkarto PP

 

disadur dari milis : bismania@yahoogroups.com

~fr~


Catatan Perjalanan yang lainnya:



hendi_Yk01
Ditulis oleh

'turingmania,trayekmania,sleep on bus mania'

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

;