Maaf, saat ini website sedang dalam PERAWATAN (MAINTENANCE)

Tahap 1: Pemindahan Data [sedang berjalan]

Tahap 2: Penggantian Tampilan

Tahap 3: Penambahan Fungsi

Tahap 4: Pengaturan Member

Senin, 17 Januari 2011

Sore itu kebetulan sekali tak banyak yang dikerjakan di kantor, malahan jam 15.30 bos sudah meninggalkan singgasananya.

Langsung kustarter Dongfeng R2 ( mochin ) menuju Bungurasih demi menyaksikan dan menjajal sesosok barang baru Mandala coklat ATB jurusan Surabaya-Ponorogo.

Setiba dibungur, sidak sebentar ke stanplat bis setoran ( ngerti tho maksudnya )

Pukul 16.50 Sosok Mandala berbadan kekar Marcopolo balutan desainer Magelang Trisakti terlihat masuk di jalur 3 ( jalur Surabaya-Madiun-Ponorogo ) ngantri di belakang Restu Panda AK 8 A215 dan bis mandoran Neo Harapan Utama Nissan CB.

Waaw, apa maksudnya???klo ngantri berarti punya jam donk??segeralah pikiran ini menduga2 apakah ini Mandala dibeli raksasa Restu grup???

17.20 semenit setelah Neo berangkat, Mandala berangkat ikutan berangkat??loh koq mepet bgt jamnya???

Langsung melambai dan kebetulan sekali hanya baru terisi 11 orang saja dengan kernet yang hanya berteriak “Mojokkerto,Jombang,Sono ( Kertosono )”

Hmmm berarti mentok Kertosono doank.

Langsung duduk belakang dengan harapan bisa menginterogasi dadakan si kondektur.

Ngetem bentar di depan pabrik paku, barulah beberapa loyalis ( pelanggan tetapnya ) naik setelah kernet dan kondekturnya turun sambil berteriak “biasane biasane” maksudnya tarip seperti biasanya.

Benar saja, beberapa loyalisnya setengah kaget melihat kehadiran si Mandala coklat dgn tampilan yang all new, sasis baru gress AK8 A 215, AC Thermo King mark iv lengkap dgn rak bagasi kabin, joknya pun lebih empuk daripada biasanya.

Tak sampai semenit bangku belakang telah terisi 4 orang loyalisnya dan lazimnya sesama komuter harian mereka saling mengenal dgn baik bak rekan satu kantor, mulai dari gosip tranfer tengah musim liga eropa, tingkah laku atasan masing2 hingga yang membuat terharu 8-9 orang dari mereka berencana untuk menjenguk salah satu anak mereka yang sedang tergolek di rumah sakit, wooowwww tak pernah semeriah ini suasana di belakang, lain halnya bila naik Panda,SK, atau Mira mungkin hal seperti ini jadi pemandangan langka, suasana guyup penuh persaudaraan baru kutemui di Mandala ini.

Back on track,

Selepas Medaeng masih saja A 215 ini berjalan pelahan menyeseri satu demi satu loyalis2nya, Mira S 7182 US pun jadi pengasap pertama

Terjebak kemacetan harian di Taman, Sepanjang

Back to penumpang, Lha macet koq, ngapain reportase macet

Agaknya kehadiran sosok Mandoran bodi Intalan yang newbie dikalangan loyalis bis ini menarik perhatian, terlebih sesekali Si Mandor abal2 ikutan njeplak ( ikutan nimbrung ) percakapan mereka yang memuja muji setinggi langit tunggangan mereka yang akan saban hari mengantar pulang pergi.

Dengan sedikit sok kenal sok dekat, si mandoran memberi penjelasan sedikit demi sedikit bahwasannya model Mandala ini model terbaru dengan membandingkan body Mandala dengan body Eka Hyundai AP Marcopolo yang kebetulan berpapasan. ( asline yo opo ngerti ta mereka ttg bis )

Back on the track,
Lepas Sepanjang masih saja power 215HP ini tidak maksimal dioptimalkan oleh sang pengemudi, dikemudikannya AK Turbo ini secara hati2 sehingga menjelang fly over Trosobo Pangeran Nissan CB balutan new armada pun dengan mudahnya sebagai pengasap nomer dua.

Back to cabin report ( lha diajak ngobrol jeh )
Obrolan2 ringan seputar asalku, pekerjaanku dan rutinitas sehari2 menjadi pembuka sekat antara si newbie dengan para loyalis, kebetulan ada yang Premiere League Mania ( liga Inggris Mania lho, bukan LPI ) sehingga obrolan semakin nyambung ( sayang banget yah di bis ini nggak ada yang “meriam London Mania”, tentu saja topik “Setan Manchester”,”Si Biru dari London, terpuruknya skuad kota pelabuhan yang bertag line “Kowe Ora Mlaku Dewean ( tahu kan bahasa inggrisnya apa )”  hingga si fenomenal tetangga si Setan Manchester dan other North Londoners alias skuad berjulukan Bunga Lily Putih yang tiba2 mak bedunduk bertengger di 4 besar pertengahan musim ini ).

umpamane bis, MU iku koyok Restu mas, pemain enom sip ono ibarate Panda, pemain tuwek wuelek yo ono koyok odong2 tp sip, akeh skandal pemaine nek bis ngunu kakean laka kyk Mandiri ( kalo umpamanya bis,MU itu spt Restu mas,pemain muda yang jago ada ibarat bis spt Restu Panda, yang tua kyk bis odong2 juga ada, pemainnya juga banyak yang kesandung skandal, ibarat bis kyk Sinar Mandiri yang sering laka“  celetuk seorang bapak2 muda yang sedari pertama naik ini langsung telpon istrinya agar jangan kaget saat menjemput sebab Mandalanya sekarang jadi Mandala Panda ( lha gak ono gambar Panda e, angger njeplak mawon mas nek mendeskripsikan bis , mungkin yg dimaksud bodynya mirip restu Panda kali ya) sembari disertai tawa cekikikan teman2 komuternya.

Nek A*****l iku sakno mas, pemaine enom2 joss2 tok tapi sayang gak tau juara kyk Damri ( kalo A*****l itu kasihan mas, pemaine muda2 lihai2 tapi sayang gak pernah juara kyk bis Damri ) sambung bapak2 tua di sebelahku, langsung dua deret bangku terbelakang ngakak mendengar guyonan teman komuternya.
heheheh piss ya Agan Agan EPL mania, ane kagak ngajarin loh ya, ane kan cuma mandoran doank

Back to the road,
Jamaknya bis dengan konsep Low Cost Carrier alias tarip bersahabat dengan penglaju harian maka perempatan By Pass Krian yang menjadi tempat primadona karyawan-karyawati komuter harian yg kantornya seputaran Krian. Tak terasa okupansi pun bertambah sehingga 80-85% dari 59 seat terisi.

Jalanan agaknya mulai senggang namun tampak sekali pak pengemudi berhati2, truk2 yang biasanya diblong dgn satu goyangan saja kini harus diblong dgn sangat hati2 dan menjaga jarak aman, alhasil semenit kemudian Eka Cepat RG setra Tugas Anda dgn registrasi S 7236 US yang sudah berubah wajah menjadi Jupiter Li abal2 menjadi pengasap ketiga byuh byuh

Memasuki daerah Bakalan ( dam Balong Bendo ) jamaknya bis Low Cost Carrier dan bergenre jarak dekat mulailah segelintir loyalisnya turun. ( kalo naik SK/Mira bisa diomelin kru neh )

Kembali ke Laptop eh kabin belakang,
Obrolanpun semakin gayeng ketika diantara mereka bingung karena Surabaya-Kediri direct lebih mahal, dan sebagai newbie yang baik maka sedikit kusisipkan cerita2 mblakrakku dgn GPS kala ngidam kuliner Soto Ayam dan Ayam Bakar pak Djan Bok Ijo Kediri.

biasane kulo nggih Nyumber nopo Mira mudun Beraan trus oper bis ngidul pak, biasane nggih kulo 8000 bungur-beraan,trus beraan-kediri 4000 ( biasanya saya naik Sumber (SK) atau Mira trus oper bis ke arah selatan, Bungur-Beraan 8000 lalu Beraan-Kediri 4000 )” celetuk sang mandor

nyambut nopo dolan mas ( dalam rangka kerja atau dolan ) tanya bapak2 sebelahku yang sedari awal ngobrol paling kerap menginterogasi asal-usulku sambil sesekali tebak2an kuliner paling yess se kota Mojokerto.

niku pak, dahar soto kaliyan ayam bakar, pokok e mak nyuuss pak, nek pecel Tumpang nggih biasane pecel Pak Djan Prapatan Kertosono lama niku hau jek sen cing ping ( itu biasanya makan soto sama Ayam bakar, pokok e mak nyuuuss dah, klo pecel Tumpang biasanya pecel pak Djan di perempatan Kertosono lama itu enak gilaaa” jawabku sambil menirukan host acara kuliner di TV

lho wonten malih sing echo mas, etan e malih celak e terminal lama ( ada lagi yang lebih enak timuran lagi dikit deketnya terminal lama ) sela sang kondektur yang pastinya hapal kuliner Kertosono, lha garasine Kertosono jeh.

mas ngapunten nggih, kulo koq tau semerap sampeyan nyumber semarangan kalih rencang2e kathah mudun Lama trus mecel ( mas, mohon maap ya, koq sepertinya saya pernah tahu kamu sama teman2mu naik Sumber Semarangan turun Kertosono lama trus makan pecel )” celetuk seorang pemuda yang agaknya juga mengamati kebiasaaan Jatimers naik SK semarang yang terkenal speednya diatas SK Jogjaan trus mecel di pak Djan.

Nggih mas, tapi nggih mboten ben minggu paling sak wulan pisan ( betul mas, tapi ya nggak tiap minggu paling sebulan sekali ) “jawabku sambil cerita sedikit ttg BMC kepada loyalis2 Mandala ini.

hahaha ketahuan nih, tapi maaf ya bapak2, saya kan bismania bukan PO mania, kalo saya sih nggak melulu SK/Mira, Panda pun pernah, Akas green dan NNR malah Neo Harapan pun pernah, bahkan kalo ke Kediri pun nggak melulu HJ, Pelita,Baruna bahkan Surya Indah odong2 Nissan CB ex Steady Safe yang udah di modif pun pernah kutunggangi.

Rejeki dibagi2 tak melulu satu PO, alangkah indahnya jika berkah dan rejeki dadakan dibagi ke semua kru PO bila aku menunaikan tugas ataupun mblakrak bersama GPS, alangkah indahnya jika tidak melulu Nucleus mania,Legacy mania atau AP mania, alangkah bernilainya jika ku juga turut merasakan panas dan pengapnya bis tak ber AC dan bau rokok yang kadang bercampur bau muntahan

Lho koq malah curhat

Walah kebanyakan diajak ngobrol, tak terasa sudah mencapai Tjiwi.

Tjiwi hingga Pemandian banyak berhenti mengingat banyaknya loyalis2nya yang naik dan turun.

Jokerto MoJokerto” sang kenek setengah berteriak

usai sudah acara berburu dan test road Mandala coklat ATB berkonsep Low Cost Carrier, tak lupa aku berpamitan kepada teman2 baruku.

Atos2 mas nggih, salam kagem dulur sak omah ( Hati2 di jalan mas, salam buat dulur2 e sampeyan serumah ) “celetuk bapak sebelahku

Benjing2 malih melu niki mawon mas, Ojo Nyumber tok ae mas ( besok2 lagi ikut ini aja mas, jgn naik Sumber Kencono Melulu aja mas) ” timpal bapak2 muda sebelahnya lagi

Inggih pak, beres, kulo nyuwun pamit nggih sedoyo ( ok pak beres dah, saya pamit ya sama bapak2 semuanya )” sahutku sembari turun….

Cukup mengesankan, walaupun aku sering menggunakan jasa Mandala coklat saat sabtu malam minggu dimana bila naik SK dan Mira berebutan dulu.Namun ke-egoisan-ku untuk memilih front row seat bersama dan berduaan dgn GPS membuatku khilaf bila ternyata ada kekerabatan di bangku belakang, Friendship never end among them.Hal ini sangat langka dan jarang kutemui bila naik SK/Mira/Eka hehehe…..

Mandala tetap akan kugauli dirimu walau hanya 1-2 minggu sekali…. demikian tekadku agar keobjektifanku sebagai bismania tetep terjaga…..

BERSAMBUNG………

FYI, GPS sangat mengapresiasi kehadiran Mandala ATB ini

“akhirnya bisa naik bis murah, turun depan rumah ber AC prei asap rokok” demikin salah satu komentarnya saat kutunjukkan foto bis ini.


Catatan Perjalanan yang lainnya:



Hari Budi Wijaya
Ditulis oleh

'i like travelling a lot'

2 Comments

  1. Hendro Setyawan
    endro-suka-ml /

    Wah MU dibawa2,

  2. rudey86 /

    eksitensi mandala gk seperti dulu,.dgn HINO AK kompor jga dgn ATBnya,.lnggananku dulu blitar-surabaya.pp
    kangen dengan bis ini,.skg garasi mandala di blitar kosong stelah sempat di tempat’i restu…

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

;