Maaf, saat ini website sedang dalam PERAWATAN (MAINTENANCE)

Tahap 1: Pemindahan Data [sedang berjalan]

Tahap 2: Penggantian Tampilan

Tahap 3: Penambahan Fungsi

Tahap 4: Pengaturan Member

Disebut special karena jika kopdar BMC biasanya diadakan atas inisiatif para member/pengurus, maka kopdar edukasi ini diadakan atas inisiatif dari pihak Laks. Pak Sudarnanto dari Laks Premium Autobus ingin supaya rekan-rekan BMC tidak sekedar menjadi penggemar bis yang hanya bisa foto-foto. Beliau ingin rekan-rekan BMC juga tahu secara garis besar tentang bagaimana merawat bis.

Karena itu dalam Kopdar Edukasi yang diadakan pada hari Minggu, 21 April 2013 itu pihak Laks sudah menyiapkan 1 unit OH-1525 untuk “bahan praktikum” serta beberapa contoh sparepart fast moving. Selain itu disiapkan juga beberapa peralatan yang dipakai untuk melakukan perawatan bis, dan rekan-rekan BMC diberi kesempatan untuk iku praktikum secara langsung.

Acara diawali dengan penyambutan pihak Laks kepada rekan-rekan BMC yang diadakan di ruang meeting lantai 4. Selanjutnya Pak Nanto memberi gambaran singkat tentang sejarah berdirinya Laks, sampai akhirnya sekarang memiliki 8 unit bis besar (disebut “Grande”, terdiri dari 5 unit OH-1525 dan 3 unit OH-1626), 5 unit bis medium (disebut “Medio”, memakai Mitsubishi Fuso FE84G BC) dan 3 unit minibus (disebut “Picollo”, memakai Isuzu NKR 55).

Berikutnya Pak Nanto memberi penjelasan tentang chassis Mercedes-Benz dan proses pembuatan bis di karoseri Adi Putro, karena memang semua bis Laks dibuat di Adi Putro – Malang. Rekan2 BMC juga dijelaskan tentang customisasi design interior bis Laks yang membuatnya berbeda dengan armada yang dimiliki oleh PO-PO lain.

Setelah acara penyambutan selesai, rekan2 BMC yang berjumlah sekitar 60 orang tersebut dibawa ke workshop Laks dilantai 1. Pak Nanto menunjukkan beberapa contoh sparepart fast moving untuk bis, sekaligus menjelaskan fungsi dan posisi pemasangannya dan interval penggantiannya. Pak Nanto juga menegaskan bahwa untuk armadanya, Laks selalu menggunakan original sparepart. Alasannya selain usia ekonomisnya lebih panjang, juga kualitasnya lebih terjamin. Lalu secara bergantian rekan2 BMC diajak “ngolong” dibawah bis untuk dijelaskan tentang komponen2 yang berada dibagian bawah bis.

Berikutnya rekan-rekan ditunjukkan cara membuka roda bis dengan menggunakan “impact wrench”, lalu ditunjukkan cara melepas ban dan memasangnya kembali dengan memakai alat tyre changer. Setelah terpasang kembali di velgnya, kemudian ban dipasang lagi dengan memakai impact wrench dan diakhiri dengan memakai kunci torsi. Pemakaian kunci torsi ini untuk memastikan agar pemasangan baut-baut sudah sesuai kekuatannya seperti yang ditentukan oleh manufacturer sehingga tidak terlalu kencang yang ber-resiko merusak baut, tapi juga tidak terlalu lemah yang bisa mengakibatkan baut terlepas.

Sesi selanjutnya, rekan-rekan BMC diajak touring singkat ke Wanaherang Bogor dengan memakai armada Grande 401G, OH-1525 Marcopolo – 58 seat. Setelah jalan-jalan, sekitar jam 16:00 rekan-rekan BMC tiba kembali di pool Laks.

Acara ditutup dengan sambutan dari Pak Sudarnanto dan penasehat BMC Pak Harsono yang menyampaikan ucapan terima kasih sebesar-besarnya kepada Management Laks Premium Autobus.

Reportase : YD
pic : TB/Egika

LAKS AUTOBUS
http://www.laksautobus.com

Call Centre
+62 21 8779 0123

+62 21 8779 4321
feedback@gamya.com
sms  +62 815 9700 777


Catatan Perjalanan yang lainnya:



awasbus
Ditulis oleh

'seorang penggemar bus dari Yogyakarta'

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

;